BREAKING NEWS
Tampilkan postingan dengan label Info Lmi Sidoarjo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Lmi Sidoarjo. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 November 2013

Daging Qurban terasa nikmat buat WargaDusun Ngemplak.





Banyak diantara masyarakat yang masih belum dapat memenuhi nutrisi gizi terutama masyarakat yang hidup dalam kondisi serba kekurangan dalam hal ekonomi dan tinggal di pelosok desa, karenanya LMI Sidoarjo tahun ini memberikan 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing ke masyarakat Dusun Ngemplak RT 18 RW 04 Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati. Dusun ini sebagian besar warga bekerja sebgai buruh tambak, memang dusun ini terletak di area pertambakan. 

Warga sangat gembira dengan adanya hewan qurban dari LMI, bagi mereka daging merupakan makanan mewah yang hanya dapat dinikmati setahun sekali, tepatnya saat Hari Raya Qurban tiba. Diiringan gema takbir Bapak Warsidi takmir mushola setempat menyembelih hewan qurban tersebut. Bapak Ketua RT, Bapak Supardi memberikan semangat warga untuk membantu menguliti dan mencacah daging-daging untuk dibagikan.

“ Alhamdulillah tahun ini warga kami dapat hewan qurban dan terimakasih kepada LMI yang telah peduli dan perhatian pada warga kami.” Kat Bapak Warsidi yang juga anggota BPD Desa Karanganyar. Menurut Bu Ira, salah satu tokoh masyarakat Dusun Ngemplak, LMI sangat tepat memberikan hewan qurban di dusunnya, penghasilan warga buruh tambak rata-rata tiap bulan hanya Rp. 30.000 tiap bulan, pendidikan anak-anak hanya sampai tingkat SMP, sedikit sekali yang melanjutkan. Para ibu-ibu juga banyak sebagai pembantu rumah tangga di perumahan terdekat.

Bapak Agung HS, Kacab LMI Sidoarjo berharap warga bisa menikmati daging dan menambah asupan gizi dan kegiatan qurban ini menambah kecintaan kita pada Allah swt dan meningkatkan ukhuwah sesama muslim.. Semoga para pequrban amal baiknya diterima allah swt, aamiin.

Rabu, 13 Maret 2013

KERJA AGAR BISA KULIAH, RAIH PRESTASI NASIONAL | Penerima Bea Siswa Pintar LMI Sidoarjo




Triyanto Adi Sampurno

LMI SIDOARJO,Muda dan berprestasi, dua kata tersebut sepertinya paling pas untuk menggambarkan mahasiswa S1 Sastra Jepang semester 6 di Universitas Airlangga ini. Terhitung semenjak duduk di bangku perkuliahan, beberapa prestasi telah dikoleksinya. Seperti, Juara 3 Presenter Contest RRI Pro 2 Surabaya, Juara 1 Lomba Presenter dan Reporter Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, hingga Juara 1 Audisi Presenter TVOne yang disabetnya pada tanggal 24 Februari lalu.

Tak cukup sampai di situ, sehari sebelum memenangkan audisi presenter yang diadakan oleh salah satu stasiun televisi nasional tersebut, mahasiswa yang memiliki nama lengkap Triyanto Adi Sampurno ini juga keluar sebagai Juara 3 Duel Debat Mahasiswa Tingkat Nasional yang diadakan oleh Universitas Kristen Satya Widya di Salatiga. Sebelum terpilih untuk mewakili kampusnya dalam kompetisi bergengsi tersebut, Ia terlebih dahulu harus memenangkan lomba debat mulai dari tingkat fakultas hingga tingkat universitas.

Triyanto yang pernah menjadi salah satu binaan dan penerima Bea Siswa LMI Sidoarjo ini dibesarkan seorang diri oleh sang Ibunda semenjak kepergian almarhum Ayahnya membuat bungsu dari 3 bersaudara ini menjadi sosok yang mandiri. Selepas SMA, Ia bekerja terlebih dahulu untuk menabung biaya kuliahnya sendiri. Setelah terkumpul sedikit uang, barulah Ia mendaftarkan diri dan diterima di jurusan pilihannya melalui jalur SNMPTN.


Memasuki masa perkuliahan, mahasiswa berkacamata minus ini mencoba melamar di sebuah radio di surabaya agar memiliki penghasilan. Berbekal ilmu yang didapatnya dari mengikuti kursus penyiaran, maka Ia diterima sebagai penyiar di radio EBS FM. Namun, profesi tersebut terpaksa harus ditinggalkannya tahun ini karena jam kerjanya yang terlalu padat. Kini, untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari Ia bekerja paruh waktu di JTV, salah satu stasiun televisi lokal surabaya sebagai pembaca berita dan juga berbagi ilmu mengenai penyiaran di beberapa sekolah.



Mahasiswa ber-IPK sementara 3.38 yang tinggal di Desa Keboharan Krian Sidoarjo ini mengaku penghasilannya dari bekerja paruh waktu dan mengajar tersebut memang tidak besar, namun beruntung pengalaman hidup telah mengajarkannya untuk pandai mengatur uang sehingga tidak sampai meminta Ibu maupun ke dua kakaknya. Uang tambahan didapatkannya apabila ada yang menggunakan jasanya sebagai pembawa acara dan juga hadiah uang tunai dari kompetisi-kompetisi yang dimenangkannya. Setiap memiliki uang lebih, Ia menabungnya karena menyadari kebutuhan kuliahnya terutama menjelang penulisan skripsi masih sangat banyak. Bahkan jika ada rejeki, Ia berharap dapat meneruskan pendidikan ke jenjang S2.

Karena prestasi dan perjuangannya yang sangat membanggakan ini LMI Sidoarjo kembali menyerahkan dana Bea Siswa Mahasiswa berprestasi, dengan harapan semangat berprestasinya bisa dilanjutkan. Semoga perjuangan hidupnya bisa diteladani oleh para pelajar dan mahasiswa lainnya.

Pria berusia 22 tahun ini sangat percaya bahwa kedekatan dengan Allah SWT melalui shalat, mengaji, dan bersedekah mempermudahnya menjalani kesulitan-kesulitan dalam hidup sesuai pesan yang tak pernah bosan dikatakan terus menerus kepadanya oleh sang Ibunda. (LMI Sidoarjo)




Kamis, 06 Desember 2012

Wakaf Al Quran untuk Dhuafa


Saatnya Menaikkan Wakaf kita

Paket Buka Puasa Ramadhan 1433 H

Kamis, 19 Januari 2012


Potensi belajar ibu-ibu Majelis BBQ Perumtas II Tanggulangin sungguh besar

Ibu-ibu rumah tangga biasanya setiap hari hanya di rumah tempat mereka menghabiskan waktu. Tak ada kegiatan lain. Kehidupan hanya berputar di sekitar mengurus keluarga, menonton televisi. Bak aspal di jalan tol, kehidupan ibu-ibu ini begitu datar dan lurus-lurus saja. Bisa kita bayangkan bagaimana jenuhnya pola kehidupan seperti itu?
Hal inilah yang mengusik ibu-ibu warga RW 06 PERUMTAS 2 Blok M dan N Tanggulangin, untuk mendirikan sebuah majelis ilmu. Sebuah tempat di mana mereka kaum ibu dapat belajar tanpa adanya perbedaan status, baik ekonomi maupun sosial. 
Jika kehidupan mereka tidak ada perubahan, maka generasi penerusnya pun akan mengalami hal yang sama. Hidup di rumah dengan kegiatan yang datar-datar saja, tanpa ada aktivitas yang mungkin dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Maka, bersama kolega ibu-ibu  yang memiliki satu visi bersama, dirintislah sebuah majelis ilmu yang menjadi tempat belajar bernaung  dan belajar .
“Saya lihat potensi belajar ibu-ibu ini sungguh besar. Sayang belum ada majelis ilmu yang dapat mengakomodir hal tersebut. Untuk itu saya bersama ibu-ibu yang lain mencoba mendirikan suatu majelis ilmu yang dapat mengakomodir semua potensi yang ada,” kata Bu Hana (Bunda Abi) sebagai Ketua majelis yang diberi nama Majelis Bimbingan Membaca Al Qur’an (BBQ)
Tekad yang ada di dalam dada para ibu-ibu majelis taklim BBQ adalah semangat untuk belajar dan mengkaji kalam-kalam Ilahi. Ibu-ibu yang sebagian besar jadi donatur LMI Sidoarjo ini terus ingin memantapkan ilmu pengetahuannya tentang keislaman. “Saya ingin menjadi muslimah kaffah” kata salah satu ibu peserta majelis BBQ. Semangat inilah yang menggugah LMI Sidoarjo melalu program Dakwah untuk mendukung sepenuhnya majelis BBQ, dengan memberikan layanan Da’i.
Kajian Fiqh yang diasuh Ustadzah Ila, Da’iyah LMI Sidoarjo membuat ibu-ibu antusias untuk ingin tahu lebih banyak tentang ajaran Islam yang sebenarnya. Banyak yang ditanyakan kepada ustadzah yang menyampaikan materi dengan mudah dipahami ibu-ibu itu, termasuk pertanyaan bagaimana cara menjadikan anak yang sholeh. Semoga ibu-ibu Majelis BBQ tetap istomah di jalan dakwah ini, amiin.

Minggu, 11 Desember 2011

Gerakan Indonesia Cerdas






             Bangsa yang unggul adalah bangsa yang memiliki karakter kuat. Karakter merupakan akar dan sekaligus cerminan budaya sebuah bangsa. Bagaimana dengan nation and character building Indonesia? Sejak Bung Karno, nation buildingdan character building itu belum rampung. Untuk itu, masih harus terus dikembangkan sepanjang masa agar Indonesia menjadi bangsa dan negara yang kuat, terhormat, dan bermartabat. “Kita bangsa Indonesia membanggakan kebudayaannya,” Begitulah salah satu bagian dari orasi kebudayaan nasional Presiden SBY pada acara Dies Natalis ke-51 Universitas Diponegoro.
            Pembangunan watak (character building) amat penting, utamanya untuk membangun manusia yang berakhlak, berbudi pekerti, dan berperilaku baik. Bahkan, jika masyarakat berkarakter dan menjunjung tinggi budaya, maka eksistensi negara akan semakin kuat. Sebaliknya, jika karakter dan budaya rapuh maka bisa membawa kemunduran peradaban suatu bangsa.
            Jalur utama dalam proses enkulturasi dan pembudayaan karakter yakni melalui pendidikan. Sebab, pendidikan dan kebudayaan merupakan dua sisi mata uang. Pembangunan karakter bisa dilakukan melalui pendidikan, dan pendidikan menggambarkan tingkat civilization atau peradaban dan kebudayaan suatu bangsa.
            Kini, berbagai pihak menekankan kembali pentingnya pendidikan karakter. Akhir 2009, Muktamar Muhammadiyah dalam salah satu butir rekomendasikan juga menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi pembangunan bangsa. Begitu juga, awal 2010 konggres Perguruan Taman Siswa bahkan mengangkat pendidikan karakter sebagai salah satu strategi penting pengembangan rekayasa pendidikannya. Bahkan,  KH Hasyim Muzadi, mantan Ketua PB NU mengamini urgensi pendidikan karakter di tengah tantangan media yang tidak mendidik.
            Seruan di atas menunjukkan betapa pendidikan karakter mendesak dan penting diselenggarakan baik di sekolah maupun di masyarakat. Sebab, sudah terlalu banyak keluhan masyarakat tentang menurunnya tata krama, etika, dan kreativitas karena melemahnya pendidikan budaya dan karakter bangsa. Namun, membangun karakter membutuhkan excersize, tempaan, cobaan, tantangan tiada henti, yang memberi kesempatan bagi individu untuk memperkeras kepribadiannya.

Itulah yang melatar belakangai dibentuknya Gerakan Indonesia Cerdas JP Book (Jawa Pos group) bekerjasama dengan beberapa perusahaan, salah satunya dengan PT. Suprama (Pabrik Mi burung Dara) yang dana CSRnya di berupakan buku untuk anak-anak, dan LMI  sebagai mitra PT. Temprina membantu menyalurkan buku-buku tersebut pada sekolah yang perpustakaannya dikelola dengan baik.
Berdasarkan survey bersama maka dipilhlah 5 sekolah yang layak menerima 231 judul buku terbaru yaitu :
1. SDIT Insan Kamil Sidoarjo
2. SDIT Nurul Fikri Sukodono
3. MI NU KH. Mukmin Sidoarjo
4. SD Muhammadiyah Krian
5. SD Islam Kreatif Hawari Tarik


Kamis, 15 September 2011

Kelana Qurban


Kelana Qurban LMI
Qurban Anda akan berkelana dan bermanfaat hingga pelosok desa.
Ayo, Optimalkan Qurban  Karena qurban Anda akan berkelana dan bermanfaat hingga pelosok desa.
ita tahun ini...
Melalui BerBagi Qurban LMI, kita hindrkan penumpukan daging qurban di kawasan perkotaan...Para fasilitator dari LMI siap membantu kita semua untuk mendistribusikan qurban kepada Yatim dan Dhuafa hingga ke pelosok desa. Harga Hewan Qurban juga cukup terjangkau...

HARGA HEWAN QURBAN 1432 H
1. Kambing = Rp. 950.000
2. Sapi  = Rp.8.500.000
3. Sapi Kolektif = Rp.1.250.000/org (7 orang)

Pembayaran melalui rekening

Bank MANDIRI :1410010177020 a/n. Lembaga Manajemen Infaq Ukhuwah Islamiyah.
Bank SYARIAH MANDIRI :0320100101 a/n. LMI Cabang Sidoarjo
BRI Syariah :1001938556 a/n. LMI Cabang Sidoarjo

Konfirmasi : 031 72502298, 081331109071, 085648560709

Rabu, 24 Agustus 2011

SKI Indosat mendukung Program Bea Siswa LMI Sidoarjo

SKI Indosat mendukung Program Bea Siswa LMI Sidoarjo

Indosat kian mengukuhkan tekad guna menjadi korporasi yang peduli pada program pendidikan. Bertempat di Gedung Indosat, Jl. Kayun Surabaya, LMI Sidoarjo menerima donasi Program Bea Siswa PINTAR senilai 40.500.000,-. Dana ini diperoleh dari potongan gaji bulanan karyawan Indosat yang terhitung sebagai zakat penghasilan.
Dalam kesempatan ini, Gunung Hari Widodo , Ketua Sie Kerohanian Islam (SKI) Indosat East Java Bali Nusa Tenggara menaruh harapan besar pada program PINTAR yang diusung LMI. ” Kami berharap dana zakat ini punya manfaat besar untuk generasi bangsa sebagai sarana perbaikan pendidikan di negeri ini. Semoga rezeki yang kami peroleh ini lebih barokah dan lancar,” tutur Gunung Hari Widodo
Agung Heru Setiawan, Kepala Cabang LMI Sidoarjo yang hadir dalam kesempatan itu, menyambut antusias harapan seluruh keluarga Indosat. ”Kami selaku lembaga yang diberi amanah akan berusaha optimal guna memberikan yang terbaik. Kerjasama korporasi antara LMI dan Indosat ini sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir, dan semoga LMI bisa memberikan service excellence bagi perusahaan yang selama ini menjadi mitra korporat kami,” kata Agung Heru Setiawan.

Minggu, 14 Agustus 2011

RAMADHAN MAKIN BERKAH BERSAMA ANAK YATIM



LMI Sidoarjo kembali menggelar kegiatan buka puasa bersama 300 anak yatim. Acara bertajuk Berbagi Berkah Karunia Ramadan 1432H, berlangsung pada Ahad (14/8/2011) di Halaman Kantor LMI Sidoarjo, Perum Tenggulunan Mega Asri A-125 Candi Sidoarjo.
 "Keluarga besar  LMI Sidoarjo termasuk para Donatur  ingin secara langsung berbagi kebahagiaan dan berkah dengan anak-anak yatim  dengan mengundang mereka berbuka puasa bersama," kata Agung Heru Setiawan, Kepala Cabang LMI Sidoarjo dalam sambutannya. Kegiatan ini selain untuk mempererat tali silaturrahim juga bertujuan menjalin hubungan yang harmonis dan memberikan kesempatan kepada lingkungan sekitar untuk lebih dekat dengan LMI Sidoarjo sebagai bagian masyarakat sehingga timbul rasa memiliki.
Anak-anak yatim yang datang dari 18 Kecamatan  ini adalah anak-anak yang dihimpun oleh para Korda Mustahik LMI di setiap kecamatan. Mereka  mendapatkan dana santunan setiap anak Rp. 50.000,- dengan harapan mereka bisa ikut berbahagia di Hari Raya nanti. Acara tersebut juga digunakan sebagai peluncuran Program Peduli Anak Yatim yang di tahun 2011 ini penyaluran dana sebesar Rp.110.000.000
Acara buka puasa itu diisi acara Dongeng anak-anak bersama Ustadz  Choirul Anam dari Yayasan Insan Kamil Sidoarjo. Untuk menambah keceriaan anak-anak yatim,  grup Nasyid Ukhuwah yang  beranggotakan relawan LMI Sidoarjo menyenandungkan nasyid-nasyid Islami.
Adapun siraman rohani disampaikan Ustadz Drs. Tri Adianto, MPdi sekaligus memberikan sambutan dari Dinas  Kementerian Agama  Kabupaten Sidoarjo. Dalam tausiyahnya, mengajak para hadirin memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. "Salah satu cara untuk meningkatkan ketakwaan di Ramadhan adalah memperbanyak amal ibadah dan beramal saleh." ujarnya. Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada LMI Cabang Sidoarjo yang telah membantu program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat ekonomi bawah.
Buka puasa bersama ini juga dihadiri beberapa  Donatur LMI yang  membantu program yatim ini, antara lain dari Pimpinan Rumah Makan Lesehan JOYO Taman Pinang  yang berkesempatan menyerahkan langsung santunan kepada anak yatim dan Ibu Sugiyani dari Wage yang sedang melaksanakan Aqiqoh, yang mana makanan Aqiqoh tersebut dinikmati bersama oleh anak-anak yatim pada acara Buka Bersama ini.
Alhamdulillah  Acara buka bersama juga mendapatkan dukungan dari Karyawan DIVA SBU TELKOM, BMM TELKOM, Karyawan KFC Sidoarjo, Pegadaian Syariah Cabang Sidoarjo. Semoga partisipasi para donatur pada acara ini mendapatkan rahmat dan ridho Allah swt, amiin.

Rabu, 03 Agustus 2011

Tarhib Ramadhan bersama ABG




Pada hari Ahad, 31 Juli 2011 TBAR (Taman Belajar AlQur’an Remaja) AULIA yang bertempat di Perum. Griya Samudra Asri C5/18 Taman – Sidoarjo bekerjasama dengan LMI Sidoarjo mengadakan Pawai Ceria Romadhon 1432H. Acara yang dipandu oleh Ustadz Dawud Sulaiman sebagai Pembina sekaligus pengajar di TBAR AULIA diikuti sangat antusias oleh 100 orang peserta yang terdiri dari remaja santri TBAR Aulia dan remaja di luar perum. GSA dan sekitarnya.
Dimulai pukul 06.00 WIB, berbekal poster dan spanduk yang dibawa para remaja berjalan dengan semangat diiringi musik drum dan sholawat Nabi. Mereka ingin mengisi kegiatan Romadhon dengan amalan-amalan yang bermanfaat sehingga Romadhon ini tidak berlalu dengan sia-sia tanpa pesan dan makna.
Setelah pawai keliling kampung dan perumahan, ustadz Dawud mengadakan lomba tentang Siroh Nabi dan tanya jawab soal agama Islam. Peserta yang dapat menjawab dengan benar langsung diberi hadiah. “Kami sangat senang sekali mengikuti kegiatan seperti ini. Insya Alloh saya akan ikut lagi kegiatan-kegiatan yang diadakan TBAR Aulia,” komentar Iwan, salah seorang peserta.
“Kami berharap LMI Sidoarjo membuat acara-acara positif untuk remaja, dan kami siap untuk mengerahkan santri kami ikut kegiatan LMI Sidoarjo”, pesan Ust. Toyyibu, Pembina Remaja luar perum.GSA yang diajak kerjasama dengan TBAR Aulia.

Kamis, 28 Juli 2011

SPIRIT RAMADHAN 1432 H

SPIRIT RAMADHAN 1432 H,

bagi Anda yang ingin sukses dunia dan akherat,  silahkan isi Formulir Kesediaan dibawah ini :
FORMULIR PROGRAM SPIRIT RAMADHAN 1432 H
Bismillahirrahmaanirrhiim,dengan mengharap Ridho dan Karunia Allah SWT, kami :
Nama :.................
Alamat:................
Profesi:................
Telepon:.................., Hp:..................................
Bersedia menyalurkan Kewajiban dan Amal-amal sunnah kami dibawah ini kepada Lembaga Manajemen Infaq(LMI) :
* Zakat Fitrah atas nama ............,.................,.....................,...........
.............Jiwa x Rp.20.000,- =Rp.........................
* Zakat Maal/Profesi atas nama............................. = Rp.........................
* Buka Puasa untuk ...........orang x Rp.10.000,- = Rp.................................
* Wakaf Alat Sholat Rp.100.000,- x ......set = Rp.........................
* Wakaf Al-Qur'an Terjemah per kata Rp.100.000,- x ....exp = Rp.................................
* Fidyah atas nama........................, .........hari x Rp.10.000,- = Rp.................................
* Bingkisan Hari Raya untuk ..........anak x Rp.100.000,- = Rp.................................
* Infaq / Sedekah = Rp.................................
JUMLAH =Rp................................
Demikian, semoga menjadi berkah buat kami dan bermanfaat buat paramustahik/penerima yang berada dibawah Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Sidoarjo
-------------------------------

Marhaban Ya Ramadhan...Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga tetap sehat, segar dan bugar. Mohon maaf lahir dan batin.
Salurkan dana sosial anda ke Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Cabang Sidoarjo:

- Program Pintar : Bea siswa anak-anak dhuafa
- Program Sehati : Layanan Kesehatan untuk dhuafa
- Program Emas : Membangun ekonomi masyarakat dhuafa
- Program Yatim : Biaya hidup anak yatim
- Program Dakwah : Layanan Dakwah masyarakat
- Program kemanusiaan : Peduli korban bencana

Setelah Anda isi formulir tersebut silahkan Anda kirim ke email lmi_sda@yahoo.co.id, sedangkan jumlah uangnya bisa Anda kirim ke salah satu rekening :
Bank MANDIRI :
1410010177020 a/n. LMI
Bank SYARIAH MANDIRI :
0320100101 a/n. LMI
Konfirmasi : 031 72502298(fleksi), 081331109071, 085648560709
Konsultasi Keislaman dan keimanan, Ustadz LMI :Ust. Mudzoffar (08123287780)Ust. Agung Cahyadi (031-70480844)

Rabu, 27 Juli 2011

BISA MERAWAT JENAZAH MENAMBAH ARTI HIDUP
















Firman Allah Swt :

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada kami kamu dikembalikan. ( QS. Al 'Ankabuut : 57).

Ayat tersebut mempertegas bahwa kita yang hidup di dunia ini pasti akan merasakan mati. Yang jadi permasalahan sekarang adalah, tidak ada manusia satupun yang apabila mati kemudian berangkat sendiri menuju liang kuburnya. Tentu saja hal ini adalah menjadi kewajiban bagi orang yang masih hidup, terutama keluarga yang ditinggalkannya untuk mengurusnya sampai menguburkannya. Jadi setiap muslim wajib mengetahui tatacara bagaimana merawat jenazah yang sesuai dengan tuntunan agama Islam, walau hukumnya wajib kifayah.



Itulah sebagian tema perbincangan kami dengan Ibu Mardiyati di rumahnya. Beliau adalah donatur LMI Sidoarjo yang juga penggagas TPQ At Taqwa di lingkungan perumahan Park Royal Regency Buduran. TPQ At Taqwa yang di kelola oleh LMI Sidoarjo kerjasama dengan Takmir Mushola At Taqwa tersebut telah bisa memenuhi harapan warga yang ingin anak-anaknya bisa mengaji, berdoa sehari-hari dan ilmu agama lainnya yangs sesuai usia anak-anak. Dengan didukung Bapak Moch. Sodik suaminya tercinta Bu Mardiyati berusaha mengajak tetangga-tetangganya di perumahannya untuk senantiasa belajar agama Islam yang baik. Warga biasa lebih akrab memanggilnya Bu Sodik, karena ketelatenannya dalam berdakwah membuat warga merasa senang pada beliau. Sebagai Ketua Pengajian ibu-ibu di perumahan tersebut, tentunya warga sangat percaya kalau Bu Sodik adalah orang tepat untuk mengadu masalah-masalah yang terjadi terutama para ibu-ibu. Bu Sodik dengan sabar dan bijak berusaha memberikan solusi dan pencerahan.

Bu Sodik yang mempunyai 3 anak dan 3 cucu juga bercerita tentang pengalamannya ikut pengajian ketika masih di tinggal di kawasan Sidotopo Surabaya. Pengajian yang diikutinya itu membuat beliau merasa ada hidayah dan membuat perubahan hidupnya yang lebih baik. Apalagi dari pengajian tersebut Bu Sodik akhirnya bisa merawat jenazah, yang mana perawatan jenazah ini banyak orang muslim yang tidak bisa melakukannya. “ Kita harus belajar dan berani melaksanakan perawatan jenazah ini, tidak hanya Pak Modin saja yang bisa”ujar Bu Sodik. Di tempat tinggalnya dulu Bu Sodik menjadi tumpuan warga untuk merawat jenazah apabila ada yang meninggal dunia. Dari pengalaman merawat jenazah inilah beliau merasa hidupnya penuh arti.

Pada kunjungan kami tersebut beliau juga bercerita bagaimana proses anak perempuannya yang pertama menikah dengan seorang pemuda mualaf yang kini tinggal dan bekerja di perusahaan milik negara Oman. “ Alhamdulillah anak dan menantu saya hidup bahagia dan taat ibadah”. Kebetulan sekali saat itu anaknya yang di Oman bernama Farida menghubungi Bu Sodik, terdengar oleh kami tampak bahagia dan gembira ibu dan anak dalam percakapan lewat ponsel tersebut.

Bu Sodik yang sekarang hanya hidup berdua saja dengan suaminya, karena anak-anaknya sudah dewasa dan mandiri, sangat mendukung program-program LMI yang ada, berharap bisa istiqomah dan amanah dalam mengelola dana ummat. Semoga Ibu Sodik sekeluarga senantiasa mendapatkan rahmat dan lindungan Allah swt. Amin.


Spirit Ramadhan

PENAWARAN TERBATAS…….HANYA DALAM BULAN RAMADHAN………….
MAU TAMBAH AMAL DI BULAN RAMADAHAN………………….???


LMI Sidoarjo mengajak Bapak/ Ibu sekalian kaum muslimin dan muslimat untuk menambah amal di bulan suci Ramadhan 1432 H ini melalui Program Spirit Ramadhan.
Caranya adalah dengan menyishkan sedikit rejeki kita untuk berbagi dengan Saudara-saudara kita yang termasuk kaum Dhuafa (fakir miskin, yatim piatu, dll). Zakat, Infaq maupun sedekah Anda akan kami salurkan melalui program-program pemberdayaan dhuafa.

Sekecil apapun bantuan Bapak/Ibu, sangat berarti besar bagi mereka yang membutuhkan. Semoga Allah SWT meridhoi semua niat suci kita. Amin yaa rabbal alamin.

Marhaban Ya Ramadhan...Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga tetap sehat, segar dan bugar. Mohon maaf lahir dan batin.
Salurkan dana sosial anda ke Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Cabang Sidoarjo:
- Program Pintar : Bea siswa anak-anak dhuafa
- Program Sehati : Layanan Kesehatan untuk dhuafa
- Program Emas : Membangun ekonomi masyarakat dhuafa
- Program Yatim : Biaya hidup anak yatim
- Program Dakwah : Layanan Dakwah masyarakat
- Program kemanusiaan : Peduli korban bencana

Bank MANDIRI :1410010177020 a/n. Lembaga Manajemen Infaq-Ukhuwah Islamiyah (LMI_UI)
Bank SYARIAH MANDIRI :0320100101 a/n. LMI Cabang Sidoarjo
BRI Syariah :1001938556 a/n. LMI Cabang Sidoarjo
Konfirmasi : 031 72502298(fleksi), 081331109071, 085648560709

Tarhib Ramadhan LMI Sidoarjo















Sedikitnya 100 orang masyarakat serempak menggelar pawai Tarhib Ramadhan di kawasan Sidoarjo kota, Ahad (24/7/2011). Aski tersebut digelar di bawah kordinator Komite Sekolah Insan Kamil bekerjasama dengan LMI Sidoarjo dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1432 Hijriyah.
Tarhib dan pawai itu diawali mereka sekitar pukul 06.00 WIB., dengan menggelar orasi di alun-alun depan Masjid Agung Sidoarjo. Selanjutnya, ratusan massa peserta aksi itu bergerak longmach menelusuri ruas Jalan di Sidoarjo.

Melalui aksi tersebut, mereka mengajak kepada seluruh umat muslim di daerahnya untuk mempersiapkan diri dan memenuhi kewajiban ibadah puasa ramadan. Mereka juga mengajak kepada seulruh masyarakat Sidoarjo agar menjaga kesucian bulan Ramadan dengan meninggalkan dan mencegah segala bentuk kemaksiatan.
Di samping itu, melalui aksi tersebut mereka meminta kepada seluruh elemen masyarakat agar berperan aktif mengisi ramadan dengan mengadakan kegiatan-kegiatan islami. Terkait dengan itu, Ustadz  Syarif  Muhtarom, di hadapan peserta tarhib dan pawai itu menyatakan sangat berharap kepada masyarakat untuk berperan aktif mengisi serta menjaga kesucian bulan Ramadan.
Sementara itu, tarhib dan pawai yang melibatkan ratusan massadan anak-anak SD Insan Kamil Sidoarjo itu juga dihibur Nasyid Ukhuwah LMI dengan membawakan senandung Islami sejak awal hingga berakhir di sekitar Alun –Alun Sidoarjo. Secara jkeseluruhan acara berlangsung tertib. Kecuali itu, di beberapa titik keramaian, iring-iringan mereka memang sempat juga menghambat kelancaran arus lalu lintas kendaraan. Namun, tidak sampai menimbulkan kemacetan lalu lintas kendaraan.

 
Copyright © 2014 SEKOLAH ISLAMI SIDOARJO.