BREAKING NEWS
Tampilkan postingan dengan label NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NEWS. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Januari 2014

Sambut Keberkahan Tahun 2014 Bersama Anak Yatim.




LMI Sidoarjo-Menutup tahun 2013 LMI Sidoarjo menggelar acara pengajian dan doa bersama anak-anak yatim dan dhuafa bertempat di halaman Rumah Yatim LMI di Perum Palm Putri. Para undangan sangat antusias dan memadati halaman. Anak-anak yatim dan dhuafa yang hadir adalah sebanyak 484 orang dari berbagai daerah yang ada disekitar kecamatan Sidoarjo. 

Acara sangat semarak dengan adanya hiburan Hadrah Group Maulana dan tampilan dari anak-anak yatim Rumah Yatim LMI Sidoarjo, dengan menampilkan hafalan Al-Quran. Ada yang sudah hafal 2-3 juz. Ini merupakan hasil dari upaya Rumah Yatim LMI untuk terus memberikan pendampingan kepada anak-anak yang berada dirumah Yatim LMI. Sehingga kedepannya generasi penerus bangsa menjadi generasi yang selalu mengutamakan ajaran-ajaran Al-Quran sebagai pedoman hidup umat Islam. 

Kepala Cabang LMI Sidoarjo, Agung HS menyampaikan bahwa acara ini sangat istimewa dan anugrah terindah, karena mengakhiri Tahun 2013 bisa bersama-sama anak-anak yatim, berharap ada semangat baru dan hidup lebih baik, demikian pula dengan anak-anak yatim diharapkan tidak berkecil hati dan terus semangat dan rajin belajar. Selanjutnya Bapak Agung menyerahkan dana santunan ke seluruh anak yatim dan dhuafa yang hadir.
Pengajian dengan pencermah KH. Alawy Sanari, yang dikenal dengan sebutan Kyai Lapindo ini sangat menarik dengan diselingi canda-canda yang menyegarkan. Beliau mengajak masyarakat untuk selalu peduli dan perhatian pada anak-anak yatim, insya Allah akan membawa keberkahan hidup di dunia dan di akherat. Berharap anak-anak yatim yang dibina LMI dan Rumah yatim LMI mampu mandiri dan menjadi muslim yang sukses bahkan ada yang menjadi seorang pemimpin di negeri ini.

Alhamdulillah acara yatim tersebut juga dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat. Ada yang dari ketua Takmir Masjid, RT, RW dan perwakilan dari kelurahan setempat. Dengan adanya kegiatan yatim, semuanya berharap semoga tahun 2014 adalah tahun yang dapat menjadikan kita semua lebih baik. Baik dari agamanya, baik dari segi pekerjaannya, pendidikannya dan sebagainya di tahun 2014 (Koes)

Senin, 13 Januari 2014

Muzakki Kita | Dengan menjadi donatur banyak manfaat yang saya rasakan





LMI Sidoarjo-Pada awalnya, hanya Bapak Handoko susilo suaminya yang menjadi donatur, lambat laun dengan berjalannya waktu dan ilmu agama yang di dapat, Bu Yuyun Novia mulai tertarik untuk menjadi donatur. “Meskipun kecil, minimal saya sudah memulai, seperti nasehat Ust. Abdullah Gimnastiar, “mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil-kecil dan mulai saat ini” tutur Bu Yuyun.

Suatu ketika, hatinya terlecut setelah membaca buku dan mendengarkan tausiah Ust. Yusuf Mansyur, beliau beserta teman sesama wali murid di RA/MI Salsabilla Camp, mengajak beberapa wali murid untuk menjadi donatur. Alhamdulillah satu demi satu akhirnya banyak yang ikut. Tidak sebatas itu, teman-teman di luar sekolah juga diajaknya, begitu pun dengan keluarga di kampung. Alhamdulillah keluarganya pun ikut meskipun mereka bukan menjadi donatur LMI. Tidak apalah yang penting sebagai muslim sudah saling mengingatkan untuk berbuat baik.

Dalam hal apapun pasti ada suka dukanya termasuk sebagai Korda. Namun hal tersebut dianggap sebagai seni hidup. Karena Ibu dari dua anak ini berfikir bagaimana dengan para pejuang Allah di LMI dan lembaga ZIS yang lain? Pastinya suka duka mereka jauh lebih besar dan berat dari pada yang dialaminya.

Bu yuyun yang tinggal di Puri Sampurno II -29 Kalitengah, Tanggulangin – Sidoarjo sadar bahwa saat ini masih belum banyak yang bisa dilakukan untuk sesama, namun dengan menjadi donatur, dia berharap apa yang sudah dilakukan dapat memberikan manfaat untuk sesama. Petuah bijak menyatakan “Jika kita ingin menjadi sumber, belajarlah menjadi kran air”.

“Dengan menjadi donatur banyak manfaat yang saya rasakan, batin menjadi lebih tenang dan bahagia, dapat lebih mensyukuri nikmat yang Allah berikan, lebih banyak teman dan menjaga silaturrahmi serta banyaknya kemudahan yang diberikan oleh Allah SWT” kata Ibu Yuyun dengan semangat. (lmisda)

Kamis, 19 Desember 2013

Doa anak yatim untuk Kopassus



Hari Juang Kartika merupakan peringatan atas tragedi pertempuran Ambarawa yang dipimpin oleh Jendral Soedirman. Sebelumnya yang diperingati sebagai Hari Infanteri. Peringatan tersebut bertepatan pada tanggal 15 Desember sesuai dengan hari berakhirnya bertempuran ambarawa yaitu tanggal 15 Desember 1945.

Bapak Maruli Komandan Kopassus menyampaikan bahwa pada peringatan kali ini para prajurit Kopassus akan melaksanakan berbagai acara diantaranya upacara peringatan hari juang kartika yang ke-68,atraksi terjun payung,devile kendaraan tempur serta pameran alutsista. Untuk wilayah Surabaya dipusatkan di kodam V Brawijaya. Demi kelancaran kesuksesan acara tersebut para prajurit Kopassus mengundang anak-anak yatim dari binaan LMI Sidoarjo untuk do’a bersama demi kesuksesan semua rangkaian acara tersebut,acara tersebut ditempatkan dibumi marinir Kodam V Brawijaya Surabaya.

Selain do’a bersama yang dipimpin oleh Da'i LMI Sidoarjo Ustadz Imam Qomarudi, para prajurit Kopassus juga memberikan santunan kepada para anak yatim binaan LMI Sidoarjo. Anak-anak sangat senang sekali bisa berkumpul dengan para prajurit Kopassus, mereka ingin sekali bercita-cita menjadi tentara seperti para prajurit Kopassus.(Affand)

Nikmatnya Sedekah



Pada hari Ahad tanggal 15 Desember 2013 LMI Sidoarjo mendukung acara Takmir Masjid An-Nur Perum Taman Suko Asri di Desa Suko Kecamatan Sukodono Sidoarjo untuk menggelar Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1435 Hijriyah dengan Dai nasional Ustad Yusuf Mansyur. Pengajian ini dihadiri para pejabat termasuk perwakilan Kapolda Jatim. Ribuan jamaah memenuhi tempat yang disediakan panitia.

Ceramah Ustad Yusuf Mansyur diawali dengan menyampaikan bahwa Ustadz Yusuf Mansur suka membaca cerita dari Allah melalui Kitab Al Qur’an, setelah itu menceritakannya kepada jamaah. Karenanya ‘’mari kita selalu menikmati membaca Al Quran dengan tartil dan maknanya,di hafal serta mentadabburi dengan ulang-ulang agar kita bisa berinteraksi dengan sang pencipta. Beliau menjelaskan bahwa Alquran diawali dengan surat Al Fatihah dan diakhiri surat An Nas maksudnya yaitu kita ini di suruh menyembah atau beribadah kepada Allah SWT lalu berbuat baiklah kepada manusia .

Diujung acara Ustad Yusuf Mansyur dengan ciri khasnya yaitu ‘’Nikmatnya Sedekah’’,beliau melelang sedekah dimulai dari yang bawa uang tunai sampai infaq mobil dan rumah. Dari lelang infaq tersebut banyak jamaah yang mengangkat tangan untuk siap menginfaqkan sebagian hartanya.

Dari Tausiah yusuf mansyur diatas semoga kita semangat membaca Al Quran dan mentadabburinya agar kita menjadi Ahlul Quran serta kita gemar menginfaqkan harta yang paling kita senangi di jalan Allah SWT. (Daw)

Rabu, 06 November 2013

Daging Qurban terasa nikmat buat WargaDusun Ngemplak.





Banyak diantara masyarakat yang masih belum dapat memenuhi nutrisi gizi terutama masyarakat yang hidup dalam kondisi serba kekurangan dalam hal ekonomi dan tinggal di pelosok desa, karenanya LMI Sidoarjo tahun ini memberikan 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing ke masyarakat Dusun Ngemplak RT 18 RW 04 Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati. Dusun ini sebagian besar warga bekerja sebgai buruh tambak, memang dusun ini terletak di area pertambakan. 

Warga sangat gembira dengan adanya hewan qurban dari LMI, bagi mereka daging merupakan makanan mewah yang hanya dapat dinikmati setahun sekali, tepatnya saat Hari Raya Qurban tiba. Diiringan gema takbir Bapak Warsidi takmir mushola setempat menyembelih hewan qurban tersebut. Bapak Ketua RT, Bapak Supardi memberikan semangat warga untuk membantu menguliti dan mencacah daging-daging untuk dibagikan.

“ Alhamdulillah tahun ini warga kami dapat hewan qurban dan terimakasih kepada LMI yang telah peduli dan perhatian pada warga kami.” Kat Bapak Warsidi yang juga anggota BPD Desa Karanganyar. Menurut Bu Ira, salah satu tokoh masyarakat Dusun Ngemplak, LMI sangat tepat memberikan hewan qurban di dusunnya, penghasilan warga buruh tambak rata-rata tiap bulan hanya Rp. 30.000 tiap bulan, pendidikan anak-anak hanya sampai tingkat SMP, sedikit sekali yang melanjutkan. Para ibu-ibu juga banyak sebagai pembantu rumah tangga di perumahan terdekat.

Bapak Agung HS, Kacab LMI Sidoarjo berharap warga bisa menikmati daging dan menambah asupan gizi dan kegiatan qurban ini menambah kecintaan kita pada Allah swt dan meningkatkan ukhuwah sesama muslim.. Semoga para pequrban amal baiknya diterima allah swt, aamiin.

Rabu, 17 Juli 2013

Telkomsel Peduli Yatim LMI Sidoarjo





Sebagai rangkaian Tour Ramadhan 1434 H, Telkomsel berkesempatan melakukan buka bersama 138 anak yatim di LMI Cabang Sidoarjo. Acara yang berlangsung di depan kantor LMI Cabang sidoarjo ini sangat meriah, dihibur seni hadrah yang mnyenandungkan sholawat Nabi. Anak-anak yatim yang hadir sangat bersemangat dan gembira.



Pada acara Tour Ramadhan Telkomsel di LMI Sidoarjo, Executive Vice President area Jawa Bali, ibu Yetty Kusumawati, mengatakan, “Kami sangat senang bisa berbagi kebahagiaan bersama anak yatim piatu di bulan suci Ramadhan ini. Bantuan yang kami berikan merupakan wujud syukur kami atas pencapaian perusahaan dan semoga apa yang kita berikan menjadi manfaat bagi anak-anak dan yayasan sosial yang menaunginya.”

Pada kesempatan tersebut, LMI Sidoarjo menerima secara simbolis donasi dari Telkomsel yang diterima langsung oleh Kepala Cabang LMI Sidoarjo, Bapak Agung Heru Setiawan. Dalam sambutannya, Bapak Agung berharap agar kerja sama yang telah terjalin ini antara LMI dan Telkomsel dapat berlanjut dan memberikan manfaat bagi para mustahik, bulan Ramadhan inilah saat tepat meningkatkan kecintaan kita pada Allah swt, sehingga memunculkan rasa cinta dengan sesama termasuk dengan anak-anak yatim. “ Alhamdulillah Telkomsel telah cinta anak yatim” kata Kepala Cabang LMI Sidoarjo menutup sambutannya.

Sebelum acara ini diakhiri dengan buka bersama, ust. Zaini Tamam, S.Pd memberikan tausyiyah dan doa serta menjadi Imam sholat Maghrib berjamaah. Semoga Telkomsel semakin sukses dan senantiasa tetap peduli pada sesama.

Senin, 29 April 2013

Semangat Belajar Usia Muda




Sekilas Andi tidak jauh beda dengan teman-teman sebayanya, sehario-harinya Andi sekolah di SMA Negri 1 Krian. Selain itu Andi aktif di kerohanian Islam disekolahnya. Ayah dan ibunya merupakan pedagang kaki lima di pasar Krian. Namun kebutuhan dalam membiayai keluarga masih kurang dibandingkan dengan penghasilan dari jualan dipasar. Demi membantu orang tuanya Andi Rela menyisihkan waktunya sepulang sekolah dan hari libur untuk bekerja sampingan dengan jaga parkir di terminal. Meskipun harus bekerja sampingan Andi tidak lupa untuk belajar disela-sela pekerjaannya. Andi merupakan sosok anak yang sangat optimis, tidak pernah patah semangat untuk terus belajar meskipun terkendala dengan kondisi ekonomi keluarga yang tidak menentu.

Ketika bergabung dengan kerohanian sekolah Andi sering mendapatkan informasi tentang beberapa lembaga amil zakat, kebetulan bagian mentoring disekolahnya adalah relawan LMI sehingga dengan mudah Andi mendapatkan bantuan Biaya Sekolah dari LMI Sidoarjo. Andi merasa senang sekali berkumpul dengan orang-orang baik karena banyak sekali kebaikan yang dia dapatkaan salah satunya adalah Bantuan biaya sekolah dari LMI Sidoarjo. Andi pun mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur LMI yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudaranya yang sedang membutuhkan, semoga para donatur diberikan keberkahan harta dan keluarganya oleh Allah SWT dan segala urusan rezekynya dipermudah.Amin Ya Rabbal Alamin.(Afandi)

Sabtu, 27 April 2013

Penyerahan Beasiswa Yatim Anisa Nurul Safitri





LMI Sidoarjo.Mempunyai orang tua yang masih lengkap merupakan nikmat yang luar biasa karena masih ada ayah yang mencarikan nafkah dan ibu yang selalu mencurahkan cinta dan kasih sayangnya. Namun kondisi itu tidak dialami Anisa Nurul Safitri yang merupakan siswi SMK Mitra Sehat Mandiri Krian. Bagi siswi yang duduk di kelas satu SMK ini untuk mendapatkan curahan kasih sayang dari sang ayah tidak akan pernah didapatkan lagi karena sudah satu ini Anisa telah ditinggal oleh Ayahnya yang telah kembali menghadapa Allah SWt.

Kini anisa hidup bersama ibu dan ke dua adiknya tanpa ada seorang ayah ditengah-tengah mereka, sehingga tidak ada lagi nafkah dan kasih sayang yang diberikan lagi oleh ayahnya. Kini Ibunda Anisa yaitu bunda Desy Catri Warsih harus berpikir lebih untuk mencari nafkah bagi ke tiga anaknya. Bunda Desy yang merupakan ibunda dari Anisa sekarang mulai merintis usaha bandeng presto untuk biaya hidup ke tiga buah hatinya. Kebetulan tetangga dari bu Desy adalah donatur LMI Sidoarjo yaitu Bu Teguh (poto: berjilbab kuning), beliau sangat merasakan sekali apa yang dirasakan oleh Bu Desy. Akhirnya bu Teguh mencoba membagikan informasi yang diketahuinya tentang kondisi Bu Desy kepada LMI.

Alhamdulillah melalui para donatur inilah LMI Sidoarjo mendapatkan informasi tentang kondisi para mustahik dilingkungannya sehingga memudahkan LMI dalam menyalurkan program-program pemberdayaan kepaa masyarakat yang membutuhkan. Setelah mendapatkan informasi dari Bu Teguh pihak dari LMI sidoarjo langsung menuju ke rumah Buteguh yang beralamatkan di Taman Sidoarejo ini untuk menunjukkan rumah Bu Desy yang kebetulan rumahnya berdekatan jarak satu blok dari rumah bu Teguh. Melalui informasi dari bu Teguh inilah akhirnya LMI menyampaikan amanah dari para donatur LMI Sidoarjo untuk menyalurkan program beasiswa yatim bagi Ananda Anisa agar biaya sekolah bisa sedikit terbantukan oleh uluran tangan para Donatur LMI Sidoarjo.

Bu Desy sangat terharu sekali ketika beliau mendapatkan bantuan biaya sekolah bagi anaknya, beliaupun mengucapkan banyak terima kasih bagi para donatur LMI Sidoarjo, dan semoga keberkahan senenatiasa terlimpahkan kepada para donatur LMI Sidoarjo. Amin Ya Rabbal Alamin.(Afandi)

Super English Camp LMI Sidoarjo



Bekerja sama dengan Sahabat Muslim Sidoarjo LMI Sidoarjo mengadakan kegiatan yang bernama Super English Camp. Kegiatan ini diadakan di Vila Cempamo Cembor-Mojokerto. Acara ini terselenggara juga berkat kerja sama dengan London Institute.

Pesertanya lumayan banyak, ada sekitar empat puluh siswa laki-laki dari berbagai SMP dan SMA di Sidoarjo. Para peserta sangat antusias sekali mengikuti acara yang dilangsungkan selama dua hari tersebut. Dari mulai games ringan, drama ataupun tanya jawab diikuti dengan penuh khidmat sampai kegiatan selesai.

Acara yang diadakan pada tanggal 06-07 April 2013 kemarin juga mendatangkan pemateri dari London Institue yaitu Pak Afdhal. Penyampaian materi disampaikan dengan sangat menarik sehingga para peserta tidak bosan. Semoga kegiatan seperti ini akan terselenggara rutin tiap tahunnya agar para remaja islam bisa menguasai bahasa asing dan punya nilai jual yang tinggi di era globalisasi yang membutuhkan persaingan yang sangat ketat. Sebagaimana sultan Al-Fatih yang menguasai beberapa bahasa Asing hingga akhirnya bisa merebut Konstantinopel (Turki) dari penguasa Romawi pada saat itu…Allahu Akbar…(Afandi)


Senin, 08 April 2013

KECINTAAN TERHADAP ANAK YATIM AKAN MENUMBUHKAN KECINTAAN PADA ALLAH


Siang itu, kami bersilaturahmi dengan bapak Imam Asrofi selaku Devisi Return Pandu Logistik . Kunjungan kami kali ini ingin menapak tilas kembali perjalanan karir beliau. Koordinator LMI kita ini sudah cukup lama mengumpulkan para donatur untuk ikut serta mendukung program – program LMI, dengan slogan peduli untuk berbagi. Demikian yg selalu beliau sampaikan kepada para donatur. Kepercayaan yg mereka bina, nyatanya membentuk sebuah kesepakatan, bahwa, menyantuni anak yatim akan menumbuhkan kecintaan kepada Allah.

Ini fakta yang saya rasakan, demikian beliau mengawali perbincangan dengan kami. Ketika awal bergabung dengan pandu logistik, saya hanyalah seorang sopir. Panas hujan dengan resiko amanah yg tidak mudah dan tanggung jawab yg besar. Belum lama jadi sopir, saya di minta membantu di bagian divisi staf return. Dari sinilah titik baliknya mas, berkahnya bersedekah, ujarnya sambil tersenyum. Selang tak berapa lama, saya di ijinkan mengambil motor dengan angsuran lunak. Rupanya segala kemudahan ini, membuat beliau semakin bersemangat mengajak teman – teman mau bergabung, mendukung, mensukseskan program – program LMI. Kesungguhan dari suami ibu Siti Aminah dan bapak dari tiga putri ini, membuahkan hasil yang tidak di sangka-sangka,setelah lunas angsuran kredit motornya, di tahun 2013 ini beliau mendapatkan hadiah untuk melaksanakan umroh “Gratis”, bersama karyawan lainya Pandu Logistik seluruh Indonesia. Wah, rasanya tak terbayang sama sekali. Saya harus mewakili teman teman di sidoarjo. Subhannallah....

Tiba – tiba kami seakan di sergap keharuan , energi positif kecintaan Allah seolah memenuhi ruang batin kami. Bukankah Allah sudah berjanji, akan mengangkat derajat hamba – hambaNYa yang beriman setingkat lebih tinggi di bandingkan orang kebanyakan. Maka, bersegerlah menyambut cinta Allah dengan menyayangi anak – anak yatim. Demikian pesan yang beliau titipkan kepada kami.
(Suwandilmi)

Tetap Bersyukur dan semangat Walau Fisik kurang Sempurna | Mustahik Kita



LMI SIDOARJO,Itulah yang tergambar pada Bapak Muhari dan istrinya. Karena tidak mempunyai rumah Bapak Muhari dan keluarganya hanya bisa kontrak rumah didaerah Kemasan Balong Bendo. Bapak Muhari adalah salah satu seorang kepala keluarga yang bertanggung jawab dan pantang menyerah walau fisik yang kurang sempurna untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Secara umum Bapak Muhari sama dengan orang lain ,namun beliau tidak bisa melihat dengan jelas karena penyakit katarak yang dideritanya yang sudah cukup lama.

Bapak Muhari yang tinggal bersama 2 cucunya yang masih usia SD dan TK tidak menjadi patah semangat, tinggal bersama dua cucunya dikarenakan orangtuanya meninggal sejak kecil, jadi dia bersama istrinya harus merawat dan menyekolahkan. Pekerjaan sehari-hari adalah sebagai pengamen dan terpaksa apabila kebutuhan semakin besar untuk makan dan sekolahnya tidak mencukupi,maka cucunyapun juga ikut keliling untuk meminta-minta dari rumah kerumah. Pada suatu hari Bapak Muhari ini ngamen disuatu rumah Donatur LMI yang beralamat Perumahan di Wonoayu. Ibu ini sudah biasa apabila di depan rumahnya ada orang yang meminta-minta & pengamen. Dan kebetulan Ibu donatur lmi tadi ingin tahu sebenarnya bagaimana kehidupan Bapak Muhari dengan keluarganya. Sehingga Ibu donator LMI tadi mengajak Bapak Muhari untuk ngobrol sebentar sebelum meninggalkan rumahnya.

Terjadilah bincang-bincang antara Ibu Donatur LMI dengan Bapak Muhari. Dan akhirnya setelah obrolan selesai Ibu donatur LMI tadi ikut bersedih apa yang diceritakan Bpk Muhari. Ibu donatur tadi langsung kasihan dan ingin sekali membantu yang lebih kepada Bapak Muhari & keluarganya. Sehingga Ibu Donatur ingat akan program LMI, yaitu salah satunya adalah Peduli untuk dhuafa’&beasiswa. Alhamdulillah setelah komunikasi antara Ibu Donatur dengan petugas LMI Sidoarjo beberapa hari berjalan,maka ditindak lanjutilah permohonan bantuan dari Ibu donatur tadi untuk Bapak Muhari sekeluarga. Dan setelah petugas dari LMI mulai mendata sampai survey tempat kontrakannya, menyimpulkan bahwa Bapak Muhari memang pantas mendapatkan bantuan program Peduli Dhuafa dari LMI Sidoarjo .

Bapak Muhari akhirnya mendapat bantuan secara rutin dari para donatur LMI Sidoarjo. Dengan kisah ini kita semua dapat mengambil hikmahnya, bahwasannya ketika seseorang selalu berusaha dengan sekuat tenaga walau masih banyak kekurangan&kelemahan, ini menjadi tantangan untuk semangat dan bangkit dari berbagai permasalahan hidup. Dan kisah ini juga menunjukkan bahwa semua manusia dapat menyelesaikan masalah dalam hidupnya ketika dihadapi dengan tulus dan ikhlas dan selalu mengharap ridho dari Allah SWT. Selalu semangat saudaraku...(Kusyanto)

Siswa-siswa STM PERKAPALAN CINTA AL QUR’AN | Program Wakaf Al-Qur'an





Sebagai Apresiasi dari semangat siswa-siswa SMKN 3 Buduran yang sering disebut STM Perkapalan dalam belajar ilmu dan menghafal Al Qur’an serta senantiasa meramaikan masjid AT TAQWA, LMI Sidoarjo menyerahkan wakaf Al Qur’an kepada mereka. Semua ini tidak lepas dari semangat dari pembimbing ketakwaan Bu Ida sekaligus guru agama di sekolah ini. “Semoga Wakaf al Qur’an dari donatur Lembaga Managemen Infaq Sidoarjo dapat menambah semangat adik-adik Perkapalan semakin mencintai Al Qur’an dan meramaikan rumah Allah Swt”, Harapan dari Ust Abdul Muntholip Relawan LMI disaat penyerahan Wakaf Al qur’an.


Masjid At-Taqwa SMKN 3 Buduran / SMKN PERKAPALAN

Rabu, 13 Maret 2013

KERJA AGAR BISA KULIAH, RAIH PRESTASI NASIONAL | Penerima Bea Siswa Pintar LMI Sidoarjo




Triyanto Adi Sampurno

LMI SIDOARJO,Muda dan berprestasi, dua kata tersebut sepertinya paling pas untuk menggambarkan mahasiswa S1 Sastra Jepang semester 6 di Universitas Airlangga ini. Terhitung semenjak duduk di bangku perkuliahan, beberapa prestasi telah dikoleksinya. Seperti, Juara 3 Presenter Contest RRI Pro 2 Surabaya, Juara 1 Lomba Presenter dan Reporter Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, hingga Juara 1 Audisi Presenter TVOne yang disabetnya pada tanggal 24 Februari lalu.

Tak cukup sampai di situ, sehari sebelum memenangkan audisi presenter yang diadakan oleh salah satu stasiun televisi nasional tersebut, mahasiswa yang memiliki nama lengkap Triyanto Adi Sampurno ini juga keluar sebagai Juara 3 Duel Debat Mahasiswa Tingkat Nasional yang diadakan oleh Universitas Kristen Satya Widya di Salatiga. Sebelum terpilih untuk mewakili kampusnya dalam kompetisi bergengsi tersebut, Ia terlebih dahulu harus memenangkan lomba debat mulai dari tingkat fakultas hingga tingkat universitas.

Triyanto yang pernah menjadi salah satu binaan dan penerima Bea Siswa LMI Sidoarjo ini dibesarkan seorang diri oleh sang Ibunda semenjak kepergian almarhum Ayahnya membuat bungsu dari 3 bersaudara ini menjadi sosok yang mandiri. Selepas SMA, Ia bekerja terlebih dahulu untuk menabung biaya kuliahnya sendiri. Setelah terkumpul sedikit uang, barulah Ia mendaftarkan diri dan diterima di jurusan pilihannya melalui jalur SNMPTN.


Memasuki masa perkuliahan, mahasiswa berkacamata minus ini mencoba melamar di sebuah radio di surabaya agar memiliki penghasilan. Berbekal ilmu yang didapatnya dari mengikuti kursus penyiaran, maka Ia diterima sebagai penyiar di radio EBS FM. Namun, profesi tersebut terpaksa harus ditinggalkannya tahun ini karena jam kerjanya yang terlalu padat. Kini, untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari Ia bekerja paruh waktu di JTV, salah satu stasiun televisi lokal surabaya sebagai pembaca berita dan juga berbagi ilmu mengenai penyiaran di beberapa sekolah.



Mahasiswa ber-IPK sementara 3.38 yang tinggal di Desa Keboharan Krian Sidoarjo ini mengaku penghasilannya dari bekerja paruh waktu dan mengajar tersebut memang tidak besar, namun beruntung pengalaman hidup telah mengajarkannya untuk pandai mengatur uang sehingga tidak sampai meminta Ibu maupun ke dua kakaknya. Uang tambahan didapatkannya apabila ada yang menggunakan jasanya sebagai pembawa acara dan juga hadiah uang tunai dari kompetisi-kompetisi yang dimenangkannya. Setiap memiliki uang lebih, Ia menabungnya karena menyadari kebutuhan kuliahnya terutama menjelang penulisan skripsi masih sangat banyak. Bahkan jika ada rejeki, Ia berharap dapat meneruskan pendidikan ke jenjang S2.

Karena prestasi dan perjuangannya yang sangat membanggakan ini LMI Sidoarjo kembali menyerahkan dana Bea Siswa Mahasiswa berprestasi, dengan harapan semangat berprestasinya bisa dilanjutkan. Semoga perjuangan hidupnya bisa diteladani oleh para pelajar dan mahasiswa lainnya.

Pria berusia 22 tahun ini sangat percaya bahwa kedekatan dengan Allah SWT melalui shalat, mengaji, dan bersedekah mempermudahnya menjalani kesulitan-kesulitan dalam hidup sesuai pesan yang tak pernah bosan dikatakan terus menerus kepadanya oleh sang Ibunda. (LMI Sidoarjo)




Selasa, 05 Juli 2011

Paket Bingkisan Guru Al Qur'an

Paket Bingkisan Guru Alquran dan Penghafal Alquran
 
Copyright © 2014 SEKOLAH ISLAMI SIDOARJO.