BREAKING NEWS
Tampilkan postingan dengan label Program Penyaluran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Program Penyaluran. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Januari 2014

Sambut Keberkahan Tahun 2014 Bersama Anak Yatim.




LMI Sidoarjo-Menutup tahun 2013 LMI Sidoarjo menggelar acara pengajian dan doa bersama anak-anak yatim dan dhuafa bertempat di halaman Rumah Yatim LMI di Perum Palm Putri. Para undangan sangat antusias dan memadati halaman. Anak-anak yatim dan dhuafa yang hadir adalah sebanyak 484 orang dari berbagai daerah yang ada disekitar kecamatan Sidoarjo. 

Acara sangat semarak dengan adanya hiburan Hadrah Group Maulana dan tampilan dari anak-anak yatim Rumah Yatim LMI Sidoarjo, dengan menampilkan hafalan Al-Quran. Ada yang sudah hafal 2-3 juz. Ini merupakan hasil dari upaya Rumah Yatim LMI untuk terus memberikan pendampingan kepada anak-anak yang berada dirumah Yatim LMI. Sehingga kedepannya generasi penerus bangsa menjadi generasi yang selalu mengutamakan ajaran-ajaran Al-Quran sebagai pedoman hidup umat Islam. 

Kepala Cabang LMI Sidoarjo, Agung HS menyampaikan bahwa acara ini sangat istimewa dan anugrah terindah, karena mengakhiri Tahun 2013 bisa bersama-sama anak-anak yatim, berharap ada semangat baru dan hidup lebih baik, demikian pula dengan anak-anak yatim diharapkan tidak berkecil hati dan terus semangat dan rajin belajar. Selanjutnya Bapak Agung menyerahkan dana santunan ke seluruh anak yatim dan dhuafa yang hadir.
Pengajian dengan pencermah KH. Alawy Sanari, yang dikenal dengan sebutan Kyai Lapindo ini sangat menarik dengan diselingi canda-canda yang menyegarkan. Beliau mengajak masyarakat untuk selalu peduli dan perhatian pada anak-anak yatim, insya Allah akan membawa keberkahan hidup di dunia dan di akherat. Berharap anak-anak yatim yang dibina LMI dan Rumah yatim LMI mampu mandiri dan menjadi muslim yang sukses bahkan ada yang menjadi seorang pemimpin di negeri ini.

Alhamdulillah acara yatim tersebut juga dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat. Ada yang dari ketua Takmir Masjid, RT, RW dan perwakilan dari kelurahan setempat. Dengan adanya kegiatan yatim, semuanya berharap semoga tahun 2014 adalah tahun yang dapat menjadikan kita semua lebih baik. Baik dari agamanya, baik dari segi pekerjaannya, pendidikannya dan sebagainya di tahun 2014 (Koes)

Rabu, 06 November 2013

Pak Yoyok Triyanto , donatur LMI Sidorjo menyampaikan perkembangan ananda Fauzi.



Foto Sebelum Operasi
Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesediaan LMI Sidoarjo dan para Donatur LMI Sidoarjo yang telah membantu biaya pengobatan ananda Fauzi. Perlu saya Informasikan bahwa kemarin Tgl. 23 September 2013 jam 09.30 WIB ananda Fauzi sudah dirawat di RS bedah Surabaya jl. Manyar no 9 di Ruang Rawat Inap no.207(copper) Lantai 2. Rencana tindakan hari ini 24/9/2013 adalah Foto Coloun in Loop tetapi batal dilakukan karena Berdasarkan hasil Foto yang dilakukan malam itu diketahui ada pembengkakan pada ususnya yang menyebabkan perut ananda Fauzi membesar dan harus dipasang Rectal tube di anus sampai benar-benar kempes. Sehingga pelaksanaan Operasi belum dapat dilakukan.Dan saat ini saya terus berkomunikasi dengan dokter dan pihak RS agar Fauzi dapat tertanggani dengan baik sekaligus cost control agar budgetnya tidak melebihi yang dianggarkan. 
Foto sesudah Operasi

Setelah 2 minggu menjalani lavement, Alhamdulillah kondisi Perut Fauzi berangsur membaik, Dan hari Selasa 08/10/13 dilakukan pemeriksaan lagi dan diagnose sementara, indikasi masih adanya septum dari rectum lama dan baru.dan untuk memastikan itu harus dilakukan Foto Coloun in Loop yang akan dilaksanakan pada Tanggal 17/10/2013. Jika indikasi diagnose tersebut nantinya benar adanya maka Insya Allah Proses Operasi. Pada hari kamis,17 Oktober 2013 telah dilakukan Foto Coloun In Loop, dan Insya Allah Jika kondisi Fauzi masih stabil Operasi akan dilakukan pada Hari senin Minggu Depan.

Selanjutnya tindakan Medis dipindah di RSAL Surabaya dengan Pertimbangan dari Dokter yang menanganinya. Sebelumnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika saya harus menyampaikan ini :

Pertama, Setelah saya kordinasikan dengan pihak keluarga mengenahi hal kekurangan biaya pengobatan sekitar 4 jutaan, bahwasanya pihak keluarga cukup berat jika harus menyediakan sebesar itu tetapi diusahakan semaksimal mungkin untuk bisa mencari dana tambahan meskipun jumlahnya tidak bisa sebesar itu, maka dari itu saya mengharapkan bantuan dari LMI untuk bias mempertimbangkan kembali, untuk memberikan bantuan tambahan. Dan Jika nantinya dana tersebut tidak terpakai atau terpakai sebagian, Maka dana yang tidak terpakai sebagian tersebut akan kami kembalikan ke LMI.

Kedua, Saya juga saat ini terus melakukan lobi ke pihak Dokter utuk bisa memberikan keringanan mengingat Pasien tersebut benar adanya dari kelompok ekonomi lemah.

Mohon Doa dari para donator sekaligus saya memohon bantuan kepada para donator LMI Sidoarjo& para dermawan lainnya untuk bisa memberikan support moril ke Fauzi dan orang tua Fauzi agar tabah menjalani semuanya.
Demikian semoga Allah SWT, memberikan Kesembuhan buat Ananda Fauzi. Aamiin 

ket foto : 1. saat sebelum operasi. 2. Setelah ditangani pengobatan dan perawatan di RS

Senin, 13 Mei 2013

Sedekah Kambing yang Memberdayakan Ekonomi Keluarga Choiriyah




 Betapa bahagianya Siti Ni’matul Choiriyah, siswa kelas VIII SMPN 1 Jabon ketika menerima 3 ekor kambing dari LMI Sidoarjo. Tentu Siti tidak menyangka kalau dapat rejeki yang luar biasa itu, memang Siti yang tinggal di Dsn. Bangun Rejo RT 11 RW 03 Desa Tambak Kali Sogo Jabon ini sehari-harinya menggembala kambing setelah pulang sekolah, kambng-kambing itu bukan miliknya tapi milik saudara-saudaranya.

Berkat bantuan donatur LMI Sidoarjo Ibu Khoirul Muflikah, Guru SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo akhirnya Siti memiliki kambing sendiri. Bantuan ini membuat Siti semakin semangat belajarnya dengan harapan kambing-kambing yang dipeliharanya nanti bisa menghasilkan tambahan biaya sekolah. Selama ini bersama bapak dan ibunya yang sudah tua hidup serba kekurangan, rumahnya yang belum berlampu listrik dan rumah yang sangat memprihatinkan, kalau hujan rumah itu bocor semua tentu sangat tidak nyaman buat Siti belajar. Justri Siti belajar di siang hari sambil menggembala kambing.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu Khoirul Muflikah dan LMI yang sudah memberi saya bantuan. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang lebih baik.amin” Kata Siti. (Koesy)

Senin, 29 April 2013

Semangat Belajar Usia Muda




Sekilas Andi tidak jauh beda dengan teman-teman sebayanya, sehario-harinya Andi sekolah di SMA Negri 1 Krian. Selain itu Andi aktif di kerohanian Islam disekolahnya. Ayah dan ibunya merupakan pedagang kaki lima di pasar Krian. Namun kebutuhan dalam membiayai keluarga masih kurang dibandingkan dengan penghasilan dari jualan dipasar. Demi membantu orang tuanya Andi Rela menyisihkan waktunya sepulang sekolah dan hari libur untuk bekerja sampingan dengan jaga parkir di terminal. Meskipun harus bekerja sampingan Andi tidak lupa untuk belajar disela-sela pekerjaannya. Andi merupakan sosok anak yang sangat optimis, tidak pernah patah semangat untuk terus belajar meskipun terkendala dengan kondisi ekonomi keluarga yang tidak menentu.

Ketika bergabung dengan kerohanian sekolah Andi sering mendapatkan informasi tentang beberapa lembaga amil zakat, kebetulan bagian mentoring disekolahnya adalah relawan LMI sehingga dengan mudah Andi mendapatkan bantuan Biaya Sekolah dari LMI Sidoarjo. Andi merasa senang sekali berkumpul dengan orang-orang baik karena banyak sekali kebaikan yang dia dapatkaan salah satunya adalah Bantuan biaya sekolah dari LMI Sidoarjo. Andi pun mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur LMI yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudaranya yang sedang membutuhkan, semoga para donatur diberikan keberkahan harta dan keluarganya oleh Allah SWT dan segala urusan rezekynya dipermudah.Amin Ya Rabbal Alamin.(Afandi)

Sabtu, 27 April 2013

Penyerahan Beasiswa Yatim Anisa Nurul Safitri





LMI Sidoarjo.Mempunyai orang tua yang masih lengkap merupakan nikmat yang luar biasa karena masih ada ayah yang mencarikan nafkah dan ibu yang selalu mencurahkan cinta dan kasih sayangnya. Namun kondisi itu tidak dialami Anisa Nurul Safitri yang merupakan siswi SMK Mitra Sehat Mandiri Krian. Bagi siswi yang duduk di kelas satu SMK ini untuk mendapatkan curahan kasih sayang dari sang ayah tidak akan pernah didapatkan lagi karena sudah satu ini Anisa telah ditinggal oleh Ayahnya yang telah kembali menghadapa Allah SWt.

Kini anisa hidup bersama ibu dan ke dua adiknya tanpa ada seorang ayah ditengah-tengah mereka, sehingga tidak ada lagi nafkah dan kasih sayang yang diberikan lagi oleh ayahnya. Kini Ibunda Anisa yaitu bunda Desy Catri Warsih harus berpikir lebih untuk mencari nafkah bagi ke tiga anaknya. Bunda Desy yang merupakan ibunda dari Anisa sekarang mulai merintis usaha bandeng presto untuk biaya hidup ke tiga buah hatinya. Kebetulan tetangga dari bu Desy adalah donatur LMI Sidoarjo yaitu Bu Teguh (poto: berjilbab kuning), beliau sangat merasakan sekali apa yang dirasakan oleh Bu Desy. Akhirnya bu Teguh mencoba membagikan informasi yang diketahuinya tentang kondisi Bu Desy kepada LMI.

Alhamdulillah melalui para donatur inilah LMI Sidoarjo mendapatkan informasi tentang kondisi para mustahik dilingkungannya sehingga memudahkan LMI dalam menyalurkan program-program pemberdayaan kepaa masyarakat yang membutuhkan. Setelah mendapatkan informasi dari Bu Teguh pihak dari LMI sidoarjo langsung menuju ke rumah Buteguh yang beralamatkan di Taman Sidoarejo ini untuk menunjukkan rumah Bu Desy yang kebetulan rumahnya berdekatan jarak satu blok dari rumah bu Teguh. Melalui informasi dari bu Teguh inilah akhirnya LMI menyampaikan amanah dari para donatur LMI Sidoarjo untuk menyalurkan program beasiswa yatim bagi Ananda Anisa agar biaya sekolah bisa sedikit terbantukan oleh uluran tangan para Donatur LMI Sidoarjo.

Bu Desy sangat terharu sekali ketika beliau mendapatkan bantuan biaya sekolah bagi anaknya, beliaupun mengucapkan banyak terima kasih bagi para donatur LMI Sidoarjo, dan semoga keberkahan senenatiasa terlimpahkan kepada para donatur LMI Sidoarjo. Amin Ya Rabbal Alamin.(Afandi)

Senin, 08 April 2013

Tetap Bersyukur dan semangat Walau Fisik kurang Sempurna | Mustahik Kita



LMI SIDOARJO,Itulah yang tergambar pada Bapak Muhari dan istrinya. Karena tidak mempunyai rumah Bapak Muhari dan keluarganya hanya bisa kontrak rumah didaerah Kemasan Balong Bendo. Bapak Muhari adalah salah satu seorang kepala keluarga yang bertanggung jawab dan pantang menyerah walau fisik yang kurang sempurna untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Secara umum Bapak Muhari sama dengan orang lain ,namun beliau tidak bisa melihat dengan jelas karena penyakit katarak yang dideritanya yang sudah cukup lama.

Bapak Muhari yang tinggal bersama 2 cucunya yang masih usia SD dan TK tidak menjadi patah semangat, tinggal bersama dua cucunya dikarenakan orangtuanya meninggal sejak kecil, jadi dia bersama istrinya harus merawat dan menyekolahkan. Pekerjaan sehari-hari adalah sebagai pengamen dan terpaksa apabila kebutuhan semakin besar untuk makan dan sekolahnya tidak mencukupi,maka cucunyapun juga ikut keliling untuk meminta-minta dari rumah kerumah. Pada suatu hari Bapak Muhari ini ngamen disuatu rumah Donatur LMI yang beralamat Perumahan di Wonoayu. Ibu ini sudah biasa apabila di depan rumahnya ada orang yang meminta-minta & pengamen. Dan kebetulan Ibu donatur lmi tadi ingin tahu sebenarnya bagaimana kehidupan Bapak Muhari dengan keluarganya. Sehingga Ibu donator LMI tadi mengajak Bapak Muhari untuk ngobrol sebentar sebelum meninggalkan rumahnya.

Terjadilah bincang-bincang antara Ibu Donatur LMI dengan Bapak Muhari. Dan akhirnya setelah obrolan selesai Ibu donatur LMI tadi ikut bersedih apa yang diceritakan Bpk Muhari. Ibu donatur tadi langsung kasihan dan ingin sekali membantu yang lebih kepada Bapak Muhari & keluarganya. Sehingga Ibu Donatur ingat akan program LMI, yaitu salah satunya adalah Peduli untuk dhuafa’&beasiswa. Alhamdulillah setelah komunikasi antara Ibu Donatur dengan petugas LMI Sidoarjo beberapa hari berjalan,maka ditindak lanjutilah permohonan bantuan dari Ibu donatur tadi untuk Bapak Muhari sekeluarga. Dan setelah petugas dari LMI mulai mendata sampai survey tempat kontrakannya, menyimpulkan bahwa Bapak Muhari memang pantas mendapatkan bantuan program Peduli Dhuafa dari LMI Sidoarjo .

Bapak Muhari akhirnya mendapat bantuan secara rutin dari para donatur LMI Sidoarjo. Dengan kisah ini kita semua dapat mengambil hikmahnya, bahwasannya ketika seseorang selalu berusaha dengan sekuat tenaga walau masih banyak kekurangan&kelemahan, ini menjadi tantangan untuk semangat dan bangkit dari berbagai permasalahan hidup. Dan kisah ini juga menunjukkan bahwa semua manusia dapat menyelesaikan masalah dalam hidupnya ketika dihadapi dengan tulus dan ikhlas dan selalu mengharap ridho dari Allah SWT. Selalu semangat saudaraku...(Kusyanto)

Siswa-siswa STM PERKAPALAN CINTA AL QUR’AN | Program Wakaf Al-Qur'an





Sebagai Apresiasi dari semangat siswa-siswa SMKN 3 Buduran yang sering disebut STM Perkapalan dalam belajar ilmu dan menghafal Al Qur’an serta senantiasa meramaikan masjid AT TAQWA, LMI Sidoarjo menyerahkan wakaf Al Qur’an kepada mereka. Semua ini tidak lepas dari semangat dari pembimbing ketakwaan Bu Ida sekaligus guru agama di sekolah ini. “Semoga Wakaf al Qur’an dari donatur Lembaga Managemen Infaq Sidoarjo dapat menambah semangat adik-adik Perkapalan semakin mencintai Al Qur’an dan meramaikan rumah Allah Swt”, Harapan dari Ust Abdul Muntholip Relawan LMI disaat penyerahan Wakaf Al qur’an.


Masjid At-Taqwa SMKN 3 Buduran / SMKN PERKAPALAN

Kamis, 10 Januari 2013

GEROBAK BERKAH DARI LMI



LMI Sidoarjo, “Kue-Kue”Teriak Bu Siti Alfiah sambil mengendarai sepeda bututnya berkeliling menjajakan kue di sekitar desa yang dia tinggali. Warga Desa Durung Bedug ini sehari-harinya adalah berjualan kue keliling,ibu dari tiga anak ini merupakan penyokong utama ekonomi keluarganya,karena suaminya yang kerjanya tidak menentu membuat Bu Siti Alfiah berfikir untuk mencari penghasilan demi menghidupi keluarganya dan biaya sekolah anak-anaknya yang sudah menginjak bangku SMK,SMP dan SD yang sangat membutuhkan biaya yang besar.

Sebelum mengajukan permohonan modal usaha ke LMI Sidoarjo, Bu Siti Alfiah merasa kebingungan karena tunggakan biaya sekolah anak-anaknya, pada saat itu ketiga anaknya membutuhkan biaya untuk daftar ulang, sedangkan penghasilannya sehari-hari hanya cukup untuk kepentingan biaya makan sehari-hari saja. Bahkan rumah yang beliau tinggali merupakan rumah pinjaman Cuma-Cuma dari salah seorang dermawan yang saat itu melihat Bu Alfiah kasihan dengan kondisi ekonomi yang tidak menentu. Ketika pada suatu hari beliau bertemu seseorang yang mau mebeli kuenya dan beliau mencoba menceritakan kondisi ekonominya tersebut, kebetulan seseorang tersebut adalah donatur LMI Sidoarjo yang berdomisili disekitar desa tempat beliau tinggal.

Esok harinya Bu Siti Alfiah diantarkan donatur tersebut ke kantor LMI Sidoarjo untuk menceritakan kondisi ekonominya. Berkat pertolongan Allah SWT Bu Siti Alfiah mendapatlan bantuan biaya sekolah untuk daftar ulang anak-anaknya. Ternyata tidak cukup disitu, permasalahan bertambah lagi karena biaya SPP anak-anaknya perbulan sangat besar karena sudah menginjak SMK dan SMP untuk anak pertama dan keduanya, sedangkan penghasilannya perbulan dari jualan kue kelilingnya tidak mencukupi, untuk kebutuhan sehari-hari saja kadang kurang.

Bu Siti Alfiah merupakan pekerja keras dan mempunyai jiwa pedagang yang bagus, dari situ kami memtuskan untuk memberikan bantuan berupa gerobak untuk membantu beliau mengembangkan dagangannya agar penghasilan beliau bertambah dan bisa membiayai sekolah anak-anaknya. Ketika pihak LMI Sidoarjo menyerahkan gerobak tersebut Bu Siti Alfiah sangat senang sekali, ibarat mendapatkan durian runtuh Bu Alfiah sangat terharu dan mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur LMI Sidoarjo yang telah menyisihkan hartanya bagi orang-orang yang kurang beruntung seperti beliau. “Mugi-mugi donature LMI rejekine tambah katah lan dibarokahi kale Alloh SWT,kangge LMI mugi-mugi tambah sukses”Ucap Bu Siti Alfiah dalam doanya. Melalui Program Emas LMI Sidoarjo semoga bisa memberikan kemanfatan yang lebih bagi mustahik agar terbebas dari kemiskinan.Amin Ya Rabbal Alamin…(affandi)

BERTAHAN HIDUP DENGAN BENSIN




LMI Sidoarjo,Bu Sunarti adalah janda dengan tanggungan 7 orang, 4 orang anak-anaknya,2 orang keponakannya dan ibu mertua. Beliau adalah perempuan yang luar biasa selama enam tahun semenjak ditinggal suaminya yang telah meninggla dunia, Bu Sunarti bertahan hidup dengan berjualan bensin di depan rumahnya untuk menghidupi anak-anaknya dan anggota keluarga yang lainnya. Selama enam tahun Bu Sunarti harus menghidupi keluarganya, berkat rasa syukurnya terhadap nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Bu Sunarti selalu saja mendaptkan rejeki yang tidak disangka-sangka datangnya, baik dari pemberian para tetangga atau para dermawan yang kadang memberikan zakatnya kepada ibu 4 anak ini.

Yang membanggakan dari Bu Sunarti adalah beliau di tengah kesibukannya berjualan bensin Bu Sunarti sangat semangat mengajari anak-anak kecil belajar Al-Qur’an dan juga aktif di majlis taklim di desanya.
Lambat laun anak-anak semakin besar dan kebutuhan hidup semakin bertambah, tapi Bu Sunarti tetap bersabar dalam membesarkan anak-anaknya hingga salah satu dari anaknya yang paling besar lulus dari pesantren. Setelah lulus dari pesantren anak yang pertama bekerja disalah satu perusahaan swasta, gaji dari bekerjanya sebagian diserahkan ke ibunya untuk biaya sekolah adik-adiknya. Semenjak rumahnya ditinggikan karena sering kebanjiran,modal dan tabungan dari jualan bensin telah habis digunakan untuk biaya meninggikan rumahnya. Setelah tidak berjualan bensin, biaya hidup ditanggung anak pertamanya, namun Bu Sunarti kasihan dengan anaknya karena gajinya juga belum bisa menghidupi keluarganya akhirnya Bu Sunarti berkeinginan untuk membuka kembali usaha berjualan bensin, tapi Bu Sunarti kebingungan untuk mencari modalnya.

Berkat informasi dari teman satu majlis taklim, Bu Sunarti mencoba mengajukan Modal Usaha ke LMI Sidoarjo. LMI memberikan bantuan modal Cuma-Cuma untuk Bu Sunarti agar bisa melanjutkan kembali usahanya berjualan bensin didepan rumahnya. Bu Sunarti sangat senang sekali ketika mendapatkan bantuan modal usaha Cuma-Cuma dari LMI Sidoarjo, dengan mengajak semua anak-anaknya Bu Sunarti mendoakan para donatur LMI agar diberikan limpahan Rejeki yang barokah dan kemudahan segala urusannya serta untuk LMI Sidoarjo semoga kedepan lebih sukses dan donaturnya bertambah. Amin Ya Rabbal Alamin. (Affandi)

Minggu, 22 Juli 2012

LAUNCHING RUMAH PINTAR 2




Pada Tanggal 7 Juli 2012, LMI Sidoarjo melaksanakan launching Rumah Pintar 2 di Perum Pesona Sekar Gading Blok AA-25 Desa Sekardangan Sidoarjo, di hadiri oleh masyarakat Desa Sekardangan, tokoh masyarakat, anak-anak yatim dan dhuafa, acara cukup meriah di awali dengan hiburan Hadrah binaan koordinator bea siswa Pintar ust. Imam Asrofi.

Rumah Pintar yang merupakan program yang bergerak di bidang pendidikan ini akan memanfaatkan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak dan masyarakat antara lain pembinaan anak-anak yatim dan dhuafa penerima bea siswa, pembinaan remaja, pembelajaran Al qur’an untuk masyarakat dan bimbingan belajar.

Kepala Cabang LMI Sidoarjo menyampaikan bahwa LMI berharap masyarakat bisa memanfaatkan keberadaan rumah tersebut dengan sebaik-baiknya dalam rangka mencerdaskan anak-anak dan remaja muslim, sehingga bisa membantu mencegah terjadinya kenakalan remaja dan perbuatan-perbuatan negative yang membahayakan nasin masa depan mereka.

Aktivitas yang dilakukan ini menggunakan rumah H. Hanafi yang dipinjamkan ke LMI Sidoarjo, yang pada saat launching berkenan hadir dan berpesan agar Rumah PIntar 2 ini benar-benar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan bisa bersinergi dengan berbagai pihak yang ada.


Setelah acara penyerahan santunan kepada 100 anak yatim dan dhuafa, acara dilanjutkan Siraman rohani yang disampaikan Ustadz Drs. Amron nadhif, MPd, beliauh adalah Pimpinan Wilayah Jamiyyah al qurro wal khufatz jawa Timur. Ustdaz Amron merasa bangga dan bahagia karena masih ada yang mau memikirkan dan peduli pada nasib anak-anak bangsa. LMI Sidoarjo dengan Rumah Pintarnya ini sangat tepat melakukan aktivitas yang memang dibutuhkan masyarkat. Beliau berharap masyarakat jangan menyia-nyiakan keberadaan Rumah Pintar.





Minggu, 12 Februari 2012


Peduli Anak Aktivis Dakwah

PD Salimah Sidoarjo bersama LMI Sidoarjo mengadakan kegiatan yang berbentuk Training Motivasi untuk pelajar SMP-SMA. Kegiatan ini berlangsung di gedung PUDIKLAT IKADI yang terletak di Pacet Kab.Mojokerto. Dalam kegiatan ini SALIMAH mendatangkan Ust.Ferry dari INSPIRA Malang.

Acara dihadiri kurang lebih 95 peserta dengan komposisi 40 peserta putra dan 50 peserta putri, mereka adalah putra-putri da’i-da’i yang aktif di Sidoarjo. Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Peserta cukup antusias terhadap materi yang disampaikan. Tema dan materi yang disampaikan sangat sesuai dengan peserta yang masih duduk di bangku sekolah, rata-rata dari SMP-SMA Kab.Sidoarjo, sehingga mereka menjadi punya motivasi atau mimpi untuk goal setting masa depannya.

Pemateri juga memberi contoh beberapa pelajar yang bisa sukses, walaupun dengan kondisi orang tua yang sibuk berdakwah. Peserta juga cukup dengan game-game yang diberikan, terbukti dari kesan mereka ingin adanya kegiatan atau acara seperti ini lagi.

LMI Sidoarjo Wisata Bahari 2012 bersama Husna Ar Rahmah



Diawal tahun 2012 tepatnya tanggal 8 Januari 2012, LMI Sidoarjo bersama Husna Ar-Rahmah Community yang merupakan sebuah organisasi yang mewadahi para muslimah-muslimah muda Kabupaten Sidoarjo mengadakan sebuah kegiatan tadabur alam untuk mengenal ayat-ayat Allah melalui keindahan ciptaan-Nya di daerah terpencil sebelah timur kota Sidoarjo tepatnya didaerah pulau Pucukan Kelurahan Gebang Kayana kec.Sidoarjo.

Kegiatan ini dikonsep wisata bahari menyusuri sungai dengan menggunakan perahu yang disewa dari nelayan terdekat menuju sebuah pulau terpencil yaitu pucukan. Materi tadbur alam disampaikan oleh dua pemateri nyang didatngkan oleh Husna Ar-Rahmah yaitu Bu Lusi Muliawati, ST dan Bu Dian Siswayani,S.Si. materi yang disampaikan sangat menarik bagi peserta yang rata-rata para muslimah yang masih duduk dibangku sekolah dan kuliah. Karena materi seperti ini tidak pernah mereka dapatkan sewaktu dibangku sekolah.

Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan para pelajar muslimah Sidoarjo dengan penduduk sekitar yang tiap harinya bekerja sebagai nelayan. Warga sekitarpun merasa senang karena telah dikunjungi para pelajar muslimah, mereka merasa heran karena masih ada anggota masyarakat yang peduli untuk mengunjungi kampung mereka yang terpencil.

Harapan Husna Ar-Rahmah Community melalui kegiatan seperti ini agar para remaja perempuan kususnya para muslimah terhindar dari kegiatan-kegiatan negatife dan sebagai pelajaran bagi remaja kita untuk selalu mensyukuri segala nikmat yang diberikan sama Allah SWT serta membangun kepedulian sesama saudara seiman melalui kerekatan ukhuwah islamiyah.

Rabu, 25 Januari 2012


Komunitas Sahabat Muslim Sidoarjo




Dipenghujung tahun 2011 sebuah komunitas yang bernama Sahabat Muslim Sidoarjo berkumpul untuk membicarakan agenda-agenda dakwahnya untuk dua tahun mendatang. Dalam musyawarah kerjanya yang perrtama Sahabat Muslim Sidoarjo mengangkat tema “Optimalisasi dan Fungsi Aktivis Dakwah Sekolah dalam Mewujudkan Pelajar Muslim Sidoarjo yang Intelek, Profesional dan Berkarakter Islami”.
Berawal dari sekumpulan pemuda-pemudi islam yang prihatin melihat kondisi moral para remaja sekarang yang sangat mengalami penurunan bahkan kelewat batas. Mulai dari pergaulan bebas, narkoba, dan kenakalan remaja lainnya yang semakin menjauhkan para remaja saat ini dari pendidikan agama mengetuk sebagian pemuda-pemudi islam Siodarjo untuk membentuk komunitas SMS atau Sahabat Muslim Sidoarjo sebagai wadah maupun sarana bagi para remaja baik pelajar maupun mahasiswa untuk belajar tentang keislaman serta untuk media optimalisasi potensi para remaja tersebut melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.
LMI Cabang Sidoarjo dengan Program Dakwahnya sangat membantu menyukseskan kegiatan tersebut. “Kami membuka peluang seluas-luasnya untuk bekerjasama mencetak anak-anak muda yang peduli pada persoalan-persoalan ummat, khususnya masalah anak muda, dengan harapan anak muda bisa berkreasi dan berkarya untuk ummat” Ujar Agung HS, Kepala Cabang LMI Sidoarjo.
 Saudara Afandi yang juga mantan ketua KAMMI Komisariat Sidoarjo, selaku ketua Sahabat Muslim Sidoarjo menyampaikan harapannya “ Semoga kedepan Sahabat Muslim Sidoarjo bisa mencetak generasi-generasi muslim yang berkualitas untuk kemenangan Islam dimasa mendatang khususnya daerah Sidoarjo dan sekitarnya”. Sahabat Muslim Sidoarjo bertekad untuk mencetak generasi-generasi pewaris dan siap melahirkan generasi pengganti bagi generasi saat ini yang banyak ingkar terhadap Allah dan banyak membohongi rakyatnya. Mengutip sebuah ucapan dari seorang Imam Syahid Hasan Al-Banna “Pemuda adalah pilar kebangkitan, dalam setiap kebangkitan pemuda adalah pengibar panji-panji-Nya”.
Semoga Sahabat Muslim Sidoarjo menjadi pilar kebangkitan pemuda Islam dan yang akan mengibarkan panji Allah setinggi-tingginya hingga tidak ada lagi fitnah di Negeri ini khususnya Sidoarjo.


Kamis, 15 Desember 2011

ANAK YATIM BERDOA UNTUK INDONESIA

Sebanyak 100 anak yatim asal Sidoarjo mengikuti  Doa Untuk Indonesia Sejahtera, di area parkir mal Sun City Sidoarjo, di Jalan Pahlawan Sidoarjo, Minggu (11/12/2011). Mereka menggoreskan kalimat doa dalam sebuah spanduk sepanjang 7 meter. Harapannya agar bangsa Indonesia bisa segera lepas dari sejumlah masalah yang masih membelenggu.


Ratusan anak yatim ini berasal dari sejumlah panti asuhan dan keluarga di sejumlah kecamatan di Sidoarjo. Sebelum menuangkan doanya dalam spanduk itu, mereka berpawai menaiki mobil hias menuju mal Sun City Sidoarjo. Pawai bertajuk Gema Muharram ini  berangkat dari kantor Lembaga Managemen Infaq (LMI) Sidoarjo, di Perum Tenggulunan Mega Asri Kecamatan Candi.

Koordinator aksi Kusyanto menyatakan,  doa para anak yatim itu, diharapkan bisa membantu para pihak yang mengupayakan kondisi Indonesia yang lebih baik. Sebab saat ini Indonesia masih kerap dilanda bencana, termasuk persoalan korupsi. "Dengan doa ini semoga koruptor yang masih kabur ya akhirnya bisa menyerahkan diri," ucap Kusyanto, yang juga Kepala Divisi Program LMI Sidoarjo.

Sejumlah kalimat doa ditulis oleh ratusan anak Yatim itu. Misalnya kalimat " Ya Allah Selamatkan Negaraku" , "Ya Allah Lindungi Bangsaku dari Bencana Yang Akan datang" dan kalimat bernada doa lainnya. "Kami berdoa agar bangsa Indonesia tidak terus menerus kena bencana," ucap salah satu anak yatim yang ikut aksi itu.
Setelah aksi tersebut anak-anak yatim diajak masuk ke Sun City Mall langsung mengikuti acara penyerahan santunan kepada mereka dan diberikan motivasi untuk selalu semangat belajar dan bekarya untuk Indonesia. Rangkaian acara selanjutnya adalah membaca buku di Kharisma sekaligus anak-anak yatim dipersilahkan memilih buku atau peralatan sekolah secara cuma-cuma, Alhamdulillah manajemen Kharisma memberikan layanan dengan baik dan memberikan harga terjangkau, yang semuanya telah dibayarkan LMI.
Kegiatan gema Ramadhan diakhiri dengan makan bersama di  Resto Siap Saji KFC, kedatangan seratus anak yatim ke KFC disambut hangat oleh karyawan KFC termasuk Manajer KFC Bapak Bambang. KFC Sidoarjo memang selalu rutin membantu kegiatan anak-anak yatim yang diadakan LMI Sidoarjo.  Anak-anak yatim tentu sangat gembira menikmati makanan dan minuman yang disajikannya.















 
Copyright © 2014 SEKOLAH ISLAMI SIDOARJO.