BREAKING NEWS
Tampilkan postingan dengan label CATATAN KEPALA CABANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CATATAN KEPALA CABANG. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Juli 2013

Salam Delta DU Agustus 2013



Tidak terasa satu bulan penuh kita telah menjalankan ibadah puasa Ramadhan, satu bulan kita telah berhasil menahan lapar dan dahaga dari terbitnya fajar hingga terbenam matahari. Di saat bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan itu telah pergi, hari ini kita dipertemukan dalam momen kegembiraan, yaitu hari raya idul fitri. Kalau kita artikan secara tekstual, bermakna "hari berbuka" atau "hari kembali kepada fitrah", tahap kehidupan manusia yang dianggap suci, bersih dan terbebas dari segala dosa.

Di hari kemenangan ini, mungkin di antara kita ada yang bertanya-tanya: kegembiraan apa yang patut kita rayakan pada saat idul fitri tiba? Apakah hanya sekedar datang dan berlalunya "suatu hari" tanpa ada arti sebagimana hari-hari yang lain? Atau ada sebuah keistimewaan yang patut kita banggakan di hari ini? Para Donatur yang dirahmati Allah swt kegembiraan itu adalah kita bahagia telah sempurna menemui bulan Ramadhan, dengan menjalankan perintah puasa, bahagia telah berbagi kepada saudara se-iman, dengan menunaikan kewajiban zakat fitrah, dan bahagia dengan kesempatan bersilaturrahim, saling mema'afkan segala kesalahan menghapus luka yang pernah tergores dan mempererat hubungan persaudaraan. Dengan demikian Kami Keluarga Besar LMI Cabang Sidoarjo mengucapkan “Taqobalallahu minna Waminkum" Mohon maaf lahir dan batin, Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1434 H

Salam Delta DU Juni 2013




Di dalam masa  dakwah Rasulullah yang terus bergerak dan merangkak mencapai kejayaan di samping penindasan-penindasan, namun kemenangan sayup-sayup sudah dapat didengar, di saat itu berlakulah peristiwa Isra' dan Mi'raj. Sebagaimana catatan-catatan Ust Dani Hamdani, Sekretaris MUI Prop. Bengkulu yang disampaikan kepada kami di bawah ini.

Hikmah yang bisa kita ambil dari peristiwa Isra' mi'rajnya Rasululloh saw,adalah Pertama, Ujian keimanan, dimasa awal-awal dakwah,  Islam harus didukung oleh ummat yang memiliki keimanan yang kokoh,maka peristiwa isra' dan mi'raj bisa menjadi tamhis(kristalisasi), sehingga yang imannya lemah berpeluang mundur dari agama islam. Seperti provokasi olok-oloknya Abu Jahal.  Abu Jahal bertanya kepada Rasulullah tentang apa yang telah terjadi dengan nada mengolok-olok. Diantara mereka ada yang bersorak sorai dan ada yang sambil memegang kepala kjarena dianggap kebodohan yang sangat menakjubkan.
 Namun bagi yang memiliki iman yang kokoh sebagaimana sikap yg ditunjukkan sahabat Abubakar ketika diprovokasi tentang peristiwa Isra' Mi'raj, mengatakan "seandainya ada berita yg lebih dahsyat dari itu asal itu bersumber dari Rosululloh saw, maka saya meyakininya",disandanglah gelar Asshidiq melekat pada beliau, karena pembenaran dan kepercayaan beliau dengan peristiwa Isra' dan Mi'raj. Sedang manusia ramai mendustainya. Abu bakar yakin bahwa peristiwa itu adalah sunnah dan hukum Allah kepada para nabinya,lihat surat(al-An'aam: 75) dan (Thaahaa: 23)

Kedua, Pentingnya Tazkiyatunnafsi, sebelum peristiwa Isra'Mi'raj terjadi, ada peristiwa besar yang terjadi menimpa Rasululloh yaitu proses pembelahan dada dan pencucian hati. Hikmahnya adalah betapa pentingnya kebersihan hati,sehingga ketika menghadap Alloh harus dalam kondisi hati yang bersih suci, sebagaimana firman Alloh dalam Alqur'an surat Assyu'aro ayat 88-89 yg artinya; padahari dimana tidak ada lagi manfaatnya harta dan anak,kecuali orang yang menghadap Alloh dengan membawa hati yang bersih(26:88-89). Oleh karena itu hampir semua ibadah yang dilakukan baik yg wajib maupun yang sunnah bermuara pada kebersihan hati. Ini merupakan wujud kasihsayang Alloh terhadap hambanya ketika lahir dalam kondisi suci dan pulang menghadap Alloh pun dalam kondisi suci. Rosululloh saw bersabda,”Sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik maka baiklah semua tubuhnya,tapi jika. Segumpal daging itu rusak,maka rusaklah. semua tubuhnya. Ketahuilah bahwa itu adalah hati.( HR. Bukhori-Muslim)

Para Donatur yang dirahmati Allah yang ketiga, Urgensi Sholat, ada hal yang sangat penting terjadi pada peristiwa isra'mi'raj, yaitu diterimanya perintah kewajiban untuk melaksanakan sholat. Keistimewaan yang ada dalam sholat dibandingkan dengan ibadah lain yaitu dalam menerima perintah langsung dari hadapan Alloh.
Apa urgennya sholat sehingga mendapatkan perlakuan khusus dalam penyampaian perintahnya?:
Karena,ibadah sholat adalah wujud syukur atas limpahan nikmat yang Alloh berikan (Alkautsar:1-3),  pembeda status antara mukmin dengan kafir. Sabda Rasululloh:Yang membedakan hamba Alloh dengan kekafiran adalah tinggal solat(HR.Ahmad ), Sholat juga sebagai  tiang agama (Alhadits), sarana pensucian jiwa(QS: Al'Ala;14-15), mencegah perbiatan keji dan mungkar(QS: Al-ankabut;45)
Sarana meminta tolong(QS:Albaqarah;15,45).
 Bersama Sekretaris MUI Prop Bengkulu Ust Dani Hamdani dan Bpk Imaran Musa Pengurus AMRO Singapura

Minggu, 28 Juli 2013

SALAM DELTA DU JULI 13







Bersama teman-teman ALFI (Assosiasi Lembaga Filantropi Indonesia) berkunjung ke Sekretariat ABIM (Angkatan Belia Islam Malaysia) di Kuala Lumpur dalam rangka Silaturrahim memperkuat ukhuwah Islamiyah dan Studi Banding pemberdayaan sosial kesejahteraan masyarakat.

Ramadhan kali ini menjadi momentum yang sangat berharga, utamanya dalam upaya mempererat ukhuwah sesama muslim. Ukhuwah itulah yang harus menjadi prioritas dalam hidup kita, utamanya di bulan suci ini. Arus budaya dan serangan materialisme hendaknya menjadikan ukhuwah kita semakin erat, semakin kuat. Bukan sebaliknya, terus-menerus terkikis dan pada akhirnya sirna ditelan kesibukan-kesibukan duniawi yang melenakan.

Ukhuwah bisa kita bangun dengan senantiasa melakukan silaturrahim antarsesama. Selain akan mempererat ukhuwah di antara kita yang telah saling bersaudara atas dasar iman ini.
Hari ini kita lihat tidak sedikit orang-orang yang mulai asyik dengan pekerjaannya masing-masing dengan melupakan nilai-nilai persaudaraan bahkan kekeluargaan. Yakinlah sebagus apapun ide, gagasan dan bahkan gerakan sekalipun, tanpa adanya ukhuwah itu tidak akan bisa membumi. Sebab hanya ukhuwah yang dapat menjadi media sesama kita untuk tetap saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran

Pembaca yang dirahmati Allah swt, momentum Ramadhan ini harus bisa melahirkan satu kekuatan nyata dalam diri kita, keluarga kita dan komunitas umat Islam. Karena sebaik-baik keutamaan di bulan penuh berkah ini adalah terjalinnya ukhuwah semata-mata karena Allah SWT. Semoga kita mampu menjalankan ibadah puasa Ramadhan tahun ini, aamiin.

Minggu, 19 Mei 2013

SALAM DELTA DU Mei 2013




Tanggal 1 Mei adalah hari buruh internasinal, Islam memposisikan buruh sebagaimana saudara majikannya. Dari Abu Dzar radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Saudara kalian adalah buruh kalian. Allah jadikan mereka dibawah kekuasaan kalian.” (HR. Bukhari no. 30). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut buruh sebagaimana saudara majikan agar derajat mereka setara dengan saudara.


Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang memberikan beban tugas kepada buruh melebihi kemampuannya. Jikapun terpaksa itu harus dilakukan, beliau perintahkan agar sang majikan turut membantunya.


Dalam hadis Abu Dzar radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


“Janganlah kalian membebani mereka (buruh), dan jika kalian memberikan tugas kepada mereka, bantulah mereka.” (HR. Bukhari no. 30) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan para majikan untuk memberikan gaji buruhnya tepat waktu, tanpa dikurangi sedikit pun. Dari Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Berikanlah upah pegawai (buruh), sebelum kering keringatnya.” (HR. Ibn Majah dan dishahihkan al-Albani).



Para Donatur yang dirahmati Allah, Islam memberi peringatan keras kepada para majikan yang menzalimi pembantunya, pegawainya, buruhnya. Dalam hadis qudsi dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meriwayatkan, bahwa Allah berfirman: “Ada tiga orang, yang akan menjadi musuh-Ku pada hari kiamat: … orang yang mempekerjakan seorang buruh, si buruh memenuhi tugasnya, namun dia tidak memberikan upahnya (yang sesuai).” (HR. Bukhari 2227 dan Ibn Majah 2442)


Masih banyak dalil-dalil adab yang diajarkan dalam Islam ketika bermuamalah dnegan buruh. Sayangnya, banyak kaum muslimin yang kurang memahami esensi ini, sehingga mereka justru menutupi keindahan ajaran agamanya sendiri.










SALAM DELTA DU April 2013



Setiap tanggal 21 April, kita semua bangsa Indonesia memperingati hari besar lahirnya seorang tokoh pejuang Islam RA Kartini. Sementara ini, kita kenal RA Kartini hanya sebagai tokoh pengangkat harkat martabat kaum wanita. Bahkan, banyak yang salah mengartikannya sebagai emansipasi wanita tanpa batas.
Ada sisi lain yang jauh lebih menarik dari perjalanan seorang Kartini sebagai pejuang kaum wanita, yaitu perjalanan hidupnya yang membuahkan buku Habis Gelap Terbitlah Terang. Pada mulanya, Kartini sangat mengagumi budaya kebebasan bangsa barat dibanding adat istiadat ningratnya yang begitu sangat rumit dan menekan.

Kartini memang beragama Islam, tapi sama sekali tidak memahami apa itu Islam. Maklumlah, di jaman itu pemerintah kolonial Belanda melarang siapapun untuk menterjemahkan Al Quran. Sehingga banyak orang yang membaca Al Quran, bahkan sampai hafal tapi sama sekali tidak dapat memahami isinya. Suatu ketika R.A Kartini berkesempatan belajar makna Surat Al Fatihah. Kartini  sangat senang  mengerti makna dan arti surat Al Fatihah, yang isinya begitu indah dan menggetarkan hati. Kartini menemukan sesuatu yang lebih dari liberalisme barat yang semula dia kagumi.  Kartini bertekad untuk memperkenalkan Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin, agama yang patut disukai. Inilah hebatnya Al Quran. Petunjuk hidup yang tak tertandingi manfaatnya. Petunjuk bagi setiap manusia, termasuk bagi seorang Kartini yang telah membawanya dari kegelapan menuju cahaya (minadzulumaati ila nuur), yang mengilhami munculnya buku Habis gelap terbitlah terang.

Para Donatur yang dirahmati Allah swt, Alqur’an jika dibaca dan dipelajari isinya dengan sungguh-sungguh, tentu akan membawa dampak perbaikan yang luar biasa.  Meneladani semangat Kartini dalam mempelajari al qur’an, Kedua orang tua mempunyai peran yang sangat besar dalam mendidik anak-anaknya, Khususnya bagi seorang ibu. Sebaik-baik pendidikan yang harus ditanamkan pada jiwa anak adalah mengajari anak belajar al qur’an. Al qur’an yang mampu memberi petunjuk kepada anak di segala zaman, sebab anak akan hidup pada zamannya sendiri.
Didiklah anakmu sesuai dengan jamannya.

 
Copyright © 2014 SEKOLAH ISLAMI SIDOARJO.